Skip to content
  • (021) 53660861
  • extrahop@ilogoindonesia.id
  • AKR Tower – 9th Floor Jl. Panjang no. 5
  • Beranda
  • Produk
    • Capabilities
    • Deployment
    • Experience NDR
    • Integrations Partner
    • RevealX
  • Blog
  • Hubungi Kami

Tag: extrahop

November 26, 2025November 26, 2025

Mempertahankan Target Terpenting Anda dari Serangan Berbasis Identitas dari ExtraHop

Pendahuluan Serangan berbasis identitas telah menjadi ancaman nomor satu di tahun 2025, dengan 80% pelanggaran dimulai dari kompromi kredensial atau penyalahgunaan privilege (Verizon DBIR 2025). Menurut laporan ExtraHop pada 20 Desember 2025, target terpenting seperti server keuangan, sistem HR, dan database pelanggan sering kali menjadi sasaran karena akses istimewa yang luas. Dengan teknik seperti credential stuffing dan privilege escalation, penyerang dapat bergerak lateral dari satu akun ke seluruh jaringan. ExtraHop memperkenalkan pendekatan Network Detection and Response (NDR) untuk mempertahankan aset kritis, dengan visibilitas real-time dan deteksi anomali. Artikel ini mengulas serangan berbasis identitas, target terpenting, dampaknya, dan bagaimana ExtraHop RevealX melindungi mereka, dengan wawasan dari praktik keamanan enterprise. Apa Itu Serangan Berbasis Identitas? Serangan berbasis identitas memanfaatkan kredensial atau privilege untuk mendapatkan akses tidak sah. Jenis utama: Credential Stuffing: Menggunakan kredensial curian dari pelanggaran sebelumnya. Privilege Escalation: Meningkatkan hak akses dari user biasa ke admin. Identity Theft: Penyamaran sebagai user sah. Lateral Movement: Bergerak dari satu sistem ke sistem lain menggunakan kredensial curian. ExtraHop melaporkan bahwa 75% serangan berbasis identitas melibatkan living off the land (LotL), menggunakan alat native untuk menghindari deteksi. Target Terpenting dalam Organisasi Target terpenting meliputi: Server Keuangan: Database transaksi dengan privilege luas. Sistem HR: Akses data karyawan dan gaji. Database Pelanggan: PII seperti nomor kartu kredit. Active Directory: Pusat kontrol identitas. Cloud IAM: AWS IAM atau Azure AD untuk akses cloud. Dengan privilege tinggi, kompromi satu target dapat merembet ke seluruh jaringan. Dampak Serangan Berbasis Identitas Dampaknya luas: Kerugian Finansial: $4,88 juta rata-rata per pelanggaran (IBM 2025). Gangguan Operasional: Downtime hingga 21 hari. Pelanggaran Kepatuhan: Denda GDPR hingga 4% pendapatan. Kerusakan Reputasi: 44% pelanggan berhenti berbisnis. Risiko Hukum: Tanggung jawab atas kebocoran data. ExtraHop mencatat bahwa serangan berbasis identitas menyebabkan 80% downtime enterprise. Tantangan Mempertahankan Target Tantangan utama: Visibilitas Terbatas: 65% organisasi kekurangan monitoring privilege. Privilege Explosion: Identitas mesin 45x manusia. LotL Detection: Alat native sulit dideteksi. Lateral Movement: Akses curian memungkinkan eksplorasi jaringan. Kepatuhan: Audit privilege memakan waktu. Solusi ExtraHop RevealX NDR ExtraHop RevealX melindungi target dengan: Privilege Visibility: Memantau akses istimewa real-time. Anomaly Detection: ML mendeteksi credential stuffing. Lateral Movement Blocking: Isolasi otomatis aset kritis. Identity Analytics: Korelasi identitas dengan perilaku jaringan. Compliance Reporting: Log untuk SOX dan GDPR. ExtraHop mengurangi dwell time 50%. Praktik Terbaik Perlindungan Audit Privilege Rutin: Gunakan RevealX untuk inventarisasi. Zero Trust: Verifikasi akses berkelanjutan. MFA: Wajib untuk semua identitas. Segmentasi: Isolasi target terpenting. Pelatihan: Edukasi tentang risiko identitas. Penutup Serangan berbasis identitas menargetkan aset kritis, dengan 80% pelanggaran dari privilege (Verizon 2025). ExtraHop RevealX memberikan visibilitas dan deteksi untuk mengurangi dwell time 50%. Dengan praktik terbaik, organisasi dapat mempertahankan target terpenting. Lindungi aset kritis Anda dari serangan identitas dengan ExtraHop RevealX NDR. iLogo Indonesia adalah partner terbaik di Indonesia untuk mengimplementasikan RevealX—dengan privilege visibility lokal, deteksi lateral movement, pelatihan Zero Trust, dan dukungan 24/7 untuk mengurangi dwell time 50% di jaringan enterprise Anda. Dapatkan Identity Attack Assessment gratis dan demo RevealX Mulai sekarang dari Extrahop Indonesia —sebelum satu kredensial curian merusak aset terpenting Anda!

Read More
November 11, 2025November 11, 2025

Imperatif CISO-CIO: Inovasi yang Aman di Era Keamanan Siber 2025

Pendahuluan Di tahun 2025, Chief Information Security Officers (CISO) dan Chief Information Officers (CIO) menghadapi tekanan ganda: mendorong inovasi bisnis sambil menjaga keamanan siber yang ketat. Menurut laporan ExtraHop pada 10 Desember 2025, 82% CISO melaporkan konflik antara kecepatan inovasi dan keamanan, dengan 65% organisasi mengalami penundaan proyek karena pertimbangan siber. Dengan ancaman seperti ransomware meningkat 36% (laporan Forescout 2025), imperatif CISO-CIO adalah menyeimbangkan transformasi digital dengan pertahanan yang tangguh. Artikel ini mengulas tantangan kolaborasi CISO-CIO, strategi untuk inovasi aman, dan bagaimana ExtraHop RevealX NDR dapat mendukung peran ganda ini, dengan wawasan dari postingan X @ExtraHop pada 11 Desember 2025 tentang pengurangan waktu respons insiden hingga 50% melalui visibilitas jaringan. Tantangan Kolaborasi CISO-CIO CISO fokus pada mitigasi risiko, sementara CIO mendorong inovasi cepat, menciptakan ketegangan: Konflik Prioritas: CIO ingin peluncuran cepat, CISO memerlukan audit keamanan yang ketat. Kurangnya Visibilitas Bersama: 70% organisasi memiliki silo data keamanan, menghambat kolaborasi. Tekanan Regulasi: Regulasi seperti GDPR dan HIPAA menambah beban CISO, memperlambat CIO. Keterbatasan Sumber Daya: Anggaran terbatas membuat sulit menyeimbangkan inovasi dan keamanan. Ancaman yang Berkembang: Serangan seperti Flax Typhoon menargetkan infrastruktur kritis, memaksa CISO bertindak defensif. Sebuah postingan di X oleh @ExtraHop pada 11 Desember 2025 menyatakan bahwa 75% CISO-CIO melaporkan konflik prioritas sebagai penghalang utama transformasi digital. Strategi Inovasi Aman Untuk mengatasi tantangan, CISO dan CIO dapat: Bangun Aliansi Strategis: Integrasikan keamanan sejak tahap perencanaan inovasi. Gunakan Visibilitas Jaringan: Alat seperti ExtraHop RevealX NDR memberikan pandangan real-time untuk keputusan bersama. Adopsi Zero Trust: Terapkan verifikasi berkelanjutan untuk menyeimbangkan kecepatan dan keamanan. Otomatisasi Keamanan: Gunakan AI untuk deteksi ancaman, memungkinkan CIO berinovasi tanpa mengorbankan CISO. Pelatihan Bersama: Edukasi CIO tentang risiko siber dan CISO tentang kebutuhan bisnis. Solusi ExtraHop RevealX NDR ExtraHop RevealX NDR mendukung kolaborasi CISO-CIO dengan: Visibilitas Real-Time: Memantau lalu lintas jaringan untuk mendeteksi ancaman dini. Deteksi Anomali: Machine learning mendeteksi pergerakan lateral dan eksfiltrasi data. Respons Otomatis: Mengisolasi ancaman untuk meminimalkan dampak pada inovasi. Integrasi SIEM/XDR: Memberikan konteks untuk keputusan bersama. Kepatuhan: Mendukung regulasi dengan pelaporan otomatis. ExtraHop melaporkan pengurangan waktu respons insiden hingga 50% melalui visibilitas jaringan. Dampak Imperatif CISO-CIO Kolaborasi yang efektif menghasilkan: Inovasi yang Aman: Mempercepat peluncuran produk tanpa mengorbankan keamanan. Pengurangan Risiko: 60% penurunan pelanggaran melalui deteksi dini. Efisiensi Biaya: Mengurangi biaya respons insiden hingga 40%. Kepuasan Pelanggan: Meningkatkan kepercayaan dengan keamanan yang kuat. Keunggulan Kompetitif: Mempertahankan kecepatan inovasi di pasar yang kompetitif. Praktik Terbaik untuk CISO-CIO Untuk mengimplementasikan imperatif: Rapat Rutin: Adakan sesi mingguan untuk menyelaraskan prioritas. Visibilitas Bersama: Gunakan alat terpadu untuk data keamanan dan inovasi. 3. Zero Trust: Terapkan di seluruh pipeline inovasi. 4. Otomatisasi: Gunakan AI untuk tugas rutin keamanan. 5. Metrik Bersama: Ukur kesuksesan dengan KPI gabungan. Penutup Imperatif CISO-CIO di 2025 adalah keseimbangan antara inovasi dan keamanan, dengan 82% CISO menghadapi konflik prioritas (ExtraHop 2025). Dengan tantangan seperti silo data dan ancaman berkembang, kolaborasi strategis menjadi kunci. ExtraHop RevealX NDR mendukung ini dengan visibilitas real-time dan deteksi anomali, mengurangi waktu respons hingga 50%. Dengan praktik terbaik, CISO dan CIO dapat mendorong transformasi digital yang aman, mengurangi risiko, dan mempertahankan keunggulan kompetitif di lanskap ancaman yang dinamis. Wujudkan imperatif CISO-CIO dengan ExtraHop RevealX NDR—solusi visibilitas jaringan yang menjembatani inovasi dan keamanan. iLogo Indonesia adalah partner terbaik di Indonesia untuk mengimplementasikan RevealX, memberikan dukungan teknis lokal 24/7, integrasi SIEM/XDR, dan pelatihan CISO-CIO agar kolaborasi Anda berjalan mulus tanpa mengorbankan kecepatan atau keamanan. Dapatkan analisis jaringan gratis dan demo RevealX hari ini. Mulai sekarang—sebelum konflik prioritas memperlambat transformasi digital Anda!

Read More
November 11, 2025November 11, 2025

Menyatukan SOC dan NOC

Strategi untuk Cyber Resilience yang Lebih Kuat Pendahuluan: Silo SOC-NOC = Titik Lemah Cyber Resilience Di era serangan siber yang semakin canggih, Security Operations Center (SOC) dan Network Operations Center (NOC) sering bekerja dalam silo terpisah — menyebabkan keterlambatan respons, duplikasi upaya, dan titik buta keamanan. Menurut ExtraHop, 70% organisasi mengalami breach karena kurangnya kolaborasi SOC-NOC, dengan waktu respons rata-rata 12 jam lebih lama. Artikel ini, berdasarkan posting blog ExtraHop bertajuk Unifying the SOC and the NOC for Stronger Cyber Resilience, menguraikan manfaat penyatuan SOC-NOC, tantangan implementasi, best practices, dan bagaimana ExtraHop RevealX memungkinkan unified operations — mengurangi waktu deteksi hingga 60%, MTTR hingga 50%, dan biaya operasional hingga 40%. Mengapa SOC dan NOC Harus Bersatu? Aspek SOC (Security) NOC (Network) Manfaat Unifikasi Fokus Deteksi & respons ancaman Ketersediaan & performa jaringan Visibilitas end-to-end Data EDR, SIEM, threat intel Telemetri jaringan, flow, packet Konteks penuh insiden Tim Analyst keamanan Network engineer Kolaborasi real-time Tools Splunk, CrowdStrike, Palo Alto SolarWinds, PRTG, Wireshark Platform tunggal ExtraHop: “Unifying SOC and NOC isn’t optional — it’s the foundation of modern cyber resilience.” Manfaat Bisnis Penyatuan SOC-NOC Metrik Silo SOC-NOC Unified SOC-NOC (dengan ExtraHop) Waktu Deteksi (MTTD) 6–12 jam <2 jam Waktu Respons (MTTR) 8–24 jam <4 jam False Positive 40% <15% Biaya Operasional USD 3,2 juta/tahun USD 1,9 juta/tahun Uptime Layanan 99,5% 99,9% Tantangan Implementasi & Solusinya Tantangan Solusi dengan ExtraHop RevealX Silo Data Unified data lake (flow + packet + metadata) Kurangnya Konteks Automatic asset correlation (IP → user → device) Tool Sprawl Single pane of glass untuk SOC & NOC Skill Gap AI-driven insights — kurangi kebutuhan spesialis Proses Manual SOAR integration — otomatisasi playbook Best Practices: Membangun Unified SOC-NOC 1. Platform Data Terpadu Gunakan NDR sebagai sumber kebenaran tunggal. ExtraHop RevealX mengumpulkan 100% telemetri jaringan — flow, packet, metadata. 2. Kolaborasi Real-Time Shared dashboard untuk SOC & NOC. ChatOps integration (Slack, Teams) untuk koordinasi instan. 3. Playbook Bersama graph TD A[Packet Loss > 5%] –> B{NOC Alert} B –> C[RevealX Auto-Correlate] C –> D{Ransomware Signature?} D –>|Ya| E[SOC: Isolate Endpoint] D –>|Tidak| F[NOC: Check Link Flap] 4. AI & Otomatisasi Machine Learning untuk baseline normal. Auto-triage 80% alert level rendah. 5. Pelatihan Silang NOC belajar threat hunting dasar. SOC pahami jaringan performa. ExtraHop RevealX: Jantung Unified SOC-NOC Fitur Manfaat untuk SOC Manfaat untuk NOC Real-Time Wire Data Deteksi C2, lateral movement Diagnosa packet loss, latency AI-Driven Behavioral Analysis Kurangi false positive 60% Prediksi degradasi performa Automatic Device Discovery Identifikasi shadow IT Inventarisasi aset otomatis SOAR & SIEM Integration Playbook otomatis (Splunk, QRadar) Ticketing otomatis (ServiceNow) Cloud & On-Prem Coverage Visibilitas hybrid Monitoring VPC, VPN, SD-WAN Studi Kasus: Bank Global (Anonim) Metrik Sebelum Unifikasi Setelah RevealX MTTD Ransomware 14 jam 45 menit MTTR Outage Jaringan 6 jam 1,5 jam Alert Harian 3.200 680 Biaya Operasional USD 4,1 juta USD 2,3 juta Checklist: Apakah SOC-NOC Anda Sudah Terpadu? Pertanyaan Ya/Tidak Ada dashboard bersama SOC & NOC? [ ] NDR sebagai sumber data utama? [ ] Playbook otomatis untuk insiden? [ ] Tim NOC bisa lihat threat intel? [ ] Skor <3? → Saatnya unified operations! Kesimpulan: Unified SOC-NOC = Cyber Resilience Modern Menyatukan SOC dan NOC bukan lagi pilihan — ini adalah keharusan strategis. Dengan ExtraHop RevealX, Anda dapat: Deteksi ancaman 60% lebih cepat Respons insiden 50% lebih efisien Kurangi biaya operasional hingga 40% Bangun budaya kolaborasi keamanan-jaringan Di era ransomware, APT, dan zero-day, unified operations adalah perisai terkuat Anda. Satukan SOC & NOC Anda dengan ExtraHop RevealX Siap membangun cyber resilience yang tak tertandingi? Kunjungi ExtraHop Blog: Unifying the SOC and the NOC untuk whitepaper dan ROI calculator. Untuk perusahaan di Indonesia, percayakan implementasi ExtraHop kepada iLogo Indonesia — partner terpercaya dan terbaik untuk ExtraHop, dengan: Kemampuan teknis terpercaya dari tim bersertifikasi NDR Dukungan lokal 24/7 dalam bahasa Indonesia Pengalaman handal di bank, BUMN, dan enterprise kritis Layanan end-to-end: PoC, deployment, managed NDR Hubungi iLogo Indonesia hari ini untuk: Demo ExtraHop RevealX gratis SOC-NOC Maturity Assessment Workshop “Unified Operations in 30 Days” iLogo Indonesia — Your Trusted & Best ExtraHop Partner in Indonesia .Jadilah organisasi pertama di Indonesia yang menjalankan SOC-NOC terpadu, cepat, dan resilien — bersama ExtraHop dan iLogo Indonesia.

Read More
November 11, 2025November 11, 2025

Pintu Belakang ArcGIS: Bagaimana Flax Typhoon Bersembunyi di Depan Mata Lebih dari Setahun

Pendahuluan: Ancaman APT yang Menyamar sebagai Perangkat Lunak Legitim Pada Oktober 2025, ExtraHop mengungkap operasi Flax Typhoon, aktor ancaman negara-negara Asia yang menggunakan pintu belakang ArcGIS untuk menyusup ke jaringan enterprise selama lebih dari satu tahun. Dengan menyamar sebagai perangkat lunak GIS legitim dari ESRI, malware ini memanfaatkan kepercayaan terhadap aplikasi enterprise untuk mencuri data, mengeksploitasi kerentanan, dan bergerak lateral tanpa terdeteksi. Ancaman ini menargetkan organisasi di sektor pemerintahan, keuangan, dan infrastruktur kritis, menyoroti risiko serangan APT yang menyatu dengan aplikasi bisnis sehari-hari. Artikel ini, berdasarkan posting blog ExtraHop bertajuk The ArcGIS Backdoor: How Flax Typhoon Hid in Plain Sight for More Than a Year, mengeksplorasi taktik Flax Typhoon, cara kerja pintu belakang ArcGIS, implikasi keamanan, dan strategi deteksi menggunakan Network Detection and Response (NDR) modern seperti ExtraHop RevealX, yang dapat mengurangi waktu tinggal penyerang hingga 50% dan mendeteksi ancaman APT dengan akurasi hingga 70%. Profil Flax Typhoon: Aktor Ancaman yang Cerdik Flax Typhoon, juga dikenal sebagai Evasive Panda, adalah kelompok APT yang diduga terkait dengan pemerintah China, aktif sejak 2012. Kelompok ini terkenal dengan serangan yang bertarget terhadap entitas pemerintahan, perusahaan teknologi, dan infrastruktur kritis di Asia-Pasifik dan Amerika Utara. Taktik khas meliputi: Serangan Spear-Phishing: Email yang disesuaikan dengan payload berbahaya. Eksploitasi Kerentanan: Targeting aplikasi enterprise seperti ArcGIS untuk akses awal. Pergerakan Lateral: Menggunakan teknik living-off-the-land (LotL) untuk menyatu dengan lalu lintas normal. Eksfiltrasi Data Jangka Panjang: Tetap tinggal berbulan-bulan untuk mengumpulkan intelijen. Operasi ArcGIS adalah contoh sempurna dari kemampuan Flax Typhoon untuk bersembunyi di “plain sight”, memanfaatkan aplikasi GIS yang sah untuk espiona. Cara Kerja Pintu Belakang ArcGIS Pintu belakang ArcGIS disamarkan sebagai pembaruan perangkat lunak GIS dari ESRI, tetapi mengandung payload berbahaya yang diekstrak setelah instalasi. Langkah-langkah operasinya meliputi: Distribusi Awal: Dikirim melalui spear-phishing atau situs download palsu yang meniru ESRI. Instalasi dan Persistensi: Payload terinstal sebagai service Windows sah, menambahkan entri registry untuk startup otomatis. Komunikasi C2: Menggunakan HTTPS ke domain yang terdaftar sebagai infrastruktur GIS legitim, menyembunyikan lalu lintas C2 dalam query API normal. Pengumpulan Data: Mengumpulkan data seperti kredensial admin, konfigurasi jaringan, dan file sensitif menggunakan keylogger dan screenshot. Pergerakan Lateral: Mengeksploitasi kerentanan lokal untuk bergerak ke sistem lain, menggunakan teknik seperti Pass-the-Hash. Malware ini bertahan lebih dari satu tahun di jaringan korban karena kemampuannya menyatu dengan lalu lintas normal dan menghindari deteksi antivirus tradisional. Implikasi Keamanan Espiona Jangka Panjang: Flax Typhoon mengumpulkan intelijen sensitif selama berbulan-bulan, memengaruhi keputusan strategis organisasi. Pelanggaran Data: Kebocoran kredensial dan file sensitif dapat menyebabkan pelanggaran lebih lanjut, dengan biaya rata-rata USD 4,88 juta per pelanggaran menurut IBM 2025. Risiko Rantai Pasok: Aplikasi GIS seperti ArcGIS sering digunakan di rantai pasok, memungkinkan kompromi vendor memengaruhi pelanggan luas. Kepatuhan Regulasi: Pelanggaran dapat melanggar GDPR atau HIPAA, dengan denda hingga jutaan euro. Strategi Deteksi dengan NDR Modern ExtraHop RevealX, platform NDR modern, mendeteksi operasi seperti ArcGIS Backdoor dengan: 1. Visibilitas Jaringan Komprehensif Pemantauan Lalu Lintas East-West: Mendeteksi pergerakan lateral Flax Typhoon dalam lalu lintas internal, mengidentifikasi C2 tersembunyi dalam query GIS normal. Dekripsi Lalu Lintas Terenkripsi: Menganalisis HTTPS untuk mengungkap payload berbahaya, mengurangi waktu deteksi hingga 70%. Pemetaan Aset: Mengklasifikasikan perangkat GIS dan mendeteksi instalasi mencurigakan, mengurangi titik buta hingga 60%. 2. Deteksi Berbasis Perilaku Baseline Perilaku Normal: Membangun garis dasar perilaku aplikasi GIS untuk mendeteksi anomali seperti keylogging atau screenshot, dengan false positive yang berkurang hingga 40%. Deteksi Anomali Real-Time: Mengidentifikasi instalasi payload ArcGIS melalui pola eksekusi proses yang tidak biasa. Peringatan Fidelitas Tinggi: Memberikan konteks jaringan untuk peringatan, memungkinkan tim SOC memahami ruang lingkup intrusi dengan cepat. 3. Respons Insiden yang Dipercepat Isolasi Ancaman: Mengkarantina perangkat yang terinfeksi secara otomatis, mencegah pergerakan lateral Flax Typhoon. Integrasi SOAR: Mengotomatisasi respons seperti memblokir domain C2 atau reset kredensial, mengurangi waktu respons hingga 80%. Penangkapan Paket: Menyimpan bukti untuk analisis forensik, memfasilitasi pemulihan dan pelaporan regulasi. Dampak Dunia Nyata dari ArcGIS Backdoor Pelanggaran Data: Kebocoran kredensial dan file sensitif dapat menyebabkan kompromi jaringan luas, dengan biaya rata-rata USD 4,88 juta per pelanggaran. Waktu Tinggal Penyerang: Tanpa deteksi, Flax Typhoon dapat tinggal berbulan-bulan, mengumpulkan intelijen strategis. Gangguan Operasional: Kompromi aplikasi GIS dapat mengganggu operasi seperti pemetaan infrastruktur atau analisis data spasial. Kesimpulan: Melindungi dari APT seperti Flax Typhoon Pintu belakang ArcGIS menunjukkan kecerdikan Flax Typhoon dalam menyamar sebagai aplikasi legitim, bertahan lebih dari satu tahun di jaringan korban. Dengan visibilitas jaringan komprehensif, deteksi berbasis perilaku, dan respons instan, ExtraHop RevealX memberikan alat untuk mendeteksi dan memitigasi ancaman APT ini, mengurangi waktu tinggal penyerang hingga 50% dan risiko pelanggaran hingga 40%. Dalam era di mana ancaman negara-negara semakin canggih, organisasi harus mengadopsi NDR modern untuk melindungi aplikasi enterprise seperti ArcGIS dari espiona jangka panjang. Siap melindungi organisasi Anda dari ancaman seperti Flax Typhoon? Kunjungi ExtraHop Blog: The ArcGIS Backdoor untuk whitepaper dan analisis mendalam. Untuk perusahaan di Indonesia, percayakan implementasi dan dukungan ExtraHop kepada iLogo Indonesia — partner terpercaya dan terbaik untuk ExtraHop, dengan: Kemampuan teknis terpercaya dari tim bersertifikasi NDR Dukungan lokal 24/7 dalam bahasa Indonesia Pengalaman handal di sektor pemerintahan, keuangan, dan infrastruktur kritis Layanan lengkap: konsultasi, PoC, implementasi, dan managed detection Hubungi iLogo Indonesia hari ini untuk: Demo ExtraHop RevealX gratis Network Threat Assessment untuk jaringan Anda Workshop “Deteksi APT dengan NDR” iLogo Indonesia — Your Trusted & Best ExtraHop Partner in Indonesia Jadilah organisasi pertama di Indonesia yang mendeteksi dan menghentikan Flax Typhoon sebelum terlambat — bersama ExtraHop dan iLogo Indonesia.

Read More
October 22, 2025October 22, 2025

Membangun Kemitraan CISO dan Penasihat Umum: Kritis untuk Keamanan Perusahaan Modern

Pendahuluan: Pentingnya Kemitraan CISO dan Penasihat Umum Di tengah lanskap ancaman siber yang berkembang pesat, di mana pelanggaran data dapat menelan biaya rata-rata USD 4,88 juta menurut laporan IBM Cost of a Data Breach 2025, kolaborasi antara Chief Information Security Officer (CISO) dan Penasihat Umum (General Counsel) telah menjadi elemen kritis untuk keamanan perusahaan modern. Kemitraan ini menggabungkan keahlian keamanan siber dengan wawasan hukum dan kepatuhan untuk mengatasi risiko yang kompleks seperti serangan rantai pasok, ancaman orang dalam, dan eksploitasi zero-day. Artikel ini, berdasarkan posting blog ExtraHop bertajuk Building the CISO-General Counsel partnership is critical for modern enterprise security, mengeksplorasi mengapa kemitraan ini penting, tantangan yang dihadapi, dan langkah-langkah praktis untuk membangun kolaborasi yang efektif. Dengan menyelaraskan keamanan dan kepatuhan, organisasi dapat mengurangi risiko pelanggaran hingga 40% dan meningkatkan ketahanan terhadap ancaman siber yang terus berkembang. Mengapa Kemitraan CISO dan Penasihat Umum Penting? Kemitraan antara CISO dan Penasihat Umum sangat penting karena lanskap ancaman siber saat ini melibatkan risiko teknologi dan hukum yang saling terkait. Ancaman utama meliputi: Serangan Rantai Pasok: Seperti pelanggaran Salesloft Drift 2025, yang memengaruhi ratusan organisasi, menunjukkan bagaimana vendor pihak ketiga dapat menjadi titik masuk bagi penyerang. Ancaman Orang Dalam: Menyumbang 74% dari pelanggaran data menurut Verizon DBIR 2025, sering kali karena kesalahan konfigurasi atau penyalahgunaan kredensial berprivilegi. Regulasi yang Ketat: Persyaratan seperti GDPR, HIPAA, dan SEC untuk pengungkapan insiden siber menuntut kepatuhan hukum yang ketat, dengan denda potensial hingga jutaan dolar. CISO membawa keahlian teknis dalam mendeteksi dan merespons ancaman, sementara Penasihat Umum memberikan wawasan tentang risiko hukum, manajemen kontrak, dan kepatuhan regulasi. Bersama-sama, mereka memastikan organisasi dapat menavigasi ancaman siber sambil memenuhi kewajiban hukum dan melindungi reputasi merek. Tantangan dalam Membangun Kemitraan Ini Membangun kemitraan yang efektif antara CISO dan Penasihat Umum menghadapi beberapa tantangan: Perbedaan Bahasa dan Prioritas: CISO berfokus pada mitigasi teknis dan waktu respons, sedangkan Penasihat Umum memprioritaskan risiko hukum dan kepatuhan, yang dapat menyebabkan miskomunikasi. Silo Organisasi: Tim keamanan dan hukum sering bekerja secara terpisah, mengurangi kolaborasi dalam perencanaan strategis. Kompleksitas Ancaman: Ancaman seperti eksploitasi zero-day (misalnya, CVE-2025-38352) dan pergerakan lateral menggunakan alat seperti ImPacket memerlukan pendekatan terkoordinasi yang menggabungkan keahlian teknis dan hukum. Tekanan Regulasi: Tenggat waktu pelaporan insiden yang ketat, seperti 72 jam GDPR, menuntut komunikasi cepat antara tim keamanan dan hukum untuk menghindari denda. Langkah Praktis untuk Membangun Kemitraan CISO-Penasihat Umum Untuk mengatasi tantangan ini, ExtraHop merekomendasikan langkah-langkah berikut: 1. Menetapkan Bahasa Bersama Latihan Meja Bersama: Adakan sesi simulasi insiden siber untuk menyelaraskan tim keamanan dan hukum dalam hal terminologi dan prioritas. Ini membantu menjembatani kesenjangan antara jargon teknis dan hukum. Pemetaan Risiko Bersama: Identifikasi ancaman utama (misalnya, serangan rantai pasok, ancaman orang dalam) dan petakan ke risiko hukum seperti denda GDPR atau pelanggaran kontrak, memastikan pemahaman bersama. 2. Membangun Proses Kolaboratif Pemantauan Insiden Terpadu: Gunakan platform seperti ExtraHop RevealX untuk memberikan visibilitas real-time ke dalam ancaman jaringan, memungkinkan CISO untuk berbagi data ancaman dengan Penasihat Umum untuk pelaporan kepatuhan. Alur Kerja Kepatuhan Otomatis: Integrasikan RevealX dengan alat SOAR untuk mengotomatisasi pelaporan insiden, memenuhi tenggat waktu regulasi seperti GDPR dan SEC, mengurangi risiko denda hingga 25%. Ulasan Kontrak Vendor: Libatkan Penasihat Umum dalam mengevaluasi kontrak pihak ketiga untuk memastikan klausul keamanan, mengurangi risiko rantai pasok hingga 30%. 3. Memanfaatkan Teknologi untuk Visibilitas dan Respons Visibilitas Jaringan dengan NDR: ExtraHop RevealX memantau lalu lintas east-west untuk mendeteksi ancaman seperti pergerakan lateral ImPacket, memberikan wawasan real-time kepada CISO dan Penasihat Umum untuk menilai dampak hukum. Deteksi Berbasis Perilaku: Menggunakan pembelajaran mesin untuk mendeteksi anomali dari identitas mesin dan perangkat IoT/OT, mengurangi waktu deteksi hingga 70%. Penangkapan Paket untuk Forensik: Menyimpan bukti untuk analisis pasca-insiden, membantu Penasihat Umum dalam membangun kasus hukum atau pelaporan regulasi. 4. Menyelaraskan Strategi dengan Tujuan Bisnis Dasbor Risiko Bersama: Kembangkan dasbor yang menggabungkan metrik keamanan (waktu respons ancaman, jumlah pelanggaran) dan metrik hukum (status kepatuhan, potensi denda) untuk mendukung pengambilan keputusan eksekutif. Pelatihan Lintas Fungsional: Adakan sesi pelatihan seperti Cybersecurity Olympic untuk meningkatkan pemahaman tim hukum tentang ancaman siber dan tim keamanan tentang persyaratan regulasi. Advokasi Bersama: CISO dan Penasihat Umum dapat bersama-sama mengadvokasi anggaran keamanan siber kepada dewan direksi, menyoroti penghematan biaya dari pencegahan pelanggaran (hingga USD 1 juta per insiden). Dampak Dunia Nyata dari Kemitraan CISO-Penasihat Umum Pengurangan Risiko Pelanggaran: Kolaborasi yang erat dapat mengurangi risiko pelanggaran hingga 40% dengan menyelaraskan mitigasi teknis dan kepatuhan hukum. Kepatuhan yang Ditingkatkan: Memenuhi tenggat waktu pelaporan regulasi seperti GDPR dan SEC, mengurangi risiko denda hingga 25%. Efisiensi Operasional: Mengotomatisasi pelaporan insiden dan ulasan kepatuhan menghemat waktu tim keamanan dan hukum hingga 80%. Penghematan Biaya: Mencegah pelanggaran data dapat menghemat hingga USD 4,88 juta per insiden, berdasarkan laporan IBM 2025. Integrasi dengan Strategi Keamanan yang Lebih Luas Untuk memaksimalkan manfaat kemitraan ini, integrasikan dengan strategi keamanan lainnya: NDR Modern: Gunakan ExtraHop RevealX untuk visibilitas jaringan real-time dan deteksi ancaman berbasis perilaku, memberikan data kritis untuk keputusan keamanan dan hukum. Manajemen Identitas Berprivilegi: Kombinasikan dengan solusi seperti CyberArk untuk mengelola identitas mesin dan mencegah penyalahgunaan kredensial. Pemantauan Dark Web: Gunakan SOCRadar untuk mendeteksi kebocoran kredensial, memungkinkan respons proaktif terhadap ancaman rantai pasok. Analitik Perilaku Pengguna dan Entitas (UEBA): Integrasi dengan Exabeam untuk mendeteksi ancaman orang dalam, meningkatkan wawasan CISO dan Penasihat Umum. Kesimpulan: Kemitraan sebagai Fondasi Keamanan Perusahaan Kemitraan antara CISO dan Penasihat Umum adalah fondasi untuk keamanan perusahaan modern, menjembatani keahlian teknis dan hukum untuk mengatasi ancaman siber yang kompleks. Dengan menetapkan bahasa bersama, membangun proses kolaboratif, memanfaatkan teknologi seperti ExtraHop RevealX, dan menyelaraskan strategi dengan tujuan bisnis, organisasi dapat mengurangi risiko pelanggaran hingga 40%, memenuhi persyaratan regulasi, dan meningkatkan ketahanan siber. Dalam dunia di mana ancaman seperti serangan rantai pasok dan ancaman orang dalam terus berkembang, kemitraan ini bukan hanya strategis—ini adalah keharusan bisnis. Siap untuk memperkuat keamanan perusahaan Anda melalui kemitraan CISO-Penasihat Umum? Kunjungi situs resmi ExtraHop Indonesia untuk mempelajari lebih lanjut tentang RevealX dan bagaimana solusi NDR kami dapat memberikan visibilitas real-time, deteksi ancaman berbasis AI, dan respons instan untuk mendukung kolaborasi keamanan dan hukum. Minta demo gratis atau konsultasi untuk melihat bagaimana RevealX dapat mengurangi risiko pelanggaran hingga 40%. Hubungi tim ExtraHop…

Read More
October 22, 2025October 22, 2025

Identitas, AI, dan IoT/OT: Ancaman Baru yang Mengungkap Kelemahan di SOC Anda

Pendahuluan: Lanskap Ancaman Siber yang Berkembang Di tengah lanskap ancaman siber yang terus berkembang, Security Operations Centers (SOC) menghadapi tantangan baru yang didorong oleh proliferasi identitas mesin, kecerdasan buatan (AI), dan perangkat Internet of Things (IoT) serta Operational Technology (OT). Ancaman-ancaman ini, seperti serangan rantai pasok, ancaman orang dalam, dan eksploitasi zero-day, memanfaatkan kelemahan dalam pendekatan keamanan tradisional, yang sering kali berfokus pada perlindungan perimeter dan mengabaikan lalu lintas internal jaringan (east-west). Menurut laporan Verizon DBIR 2025, 74% pelanggaran data melibatkan identitas berprivilegi atau kesalahan konfigurasi perangkat, menyoroti perlunya visibilitas dan deteksi ancaman yang lebih baik. Artikel ini, berdasarkan posting blog ExtraHop bertajuk Identity, AI, and IoT/OT: The new threats exposing the weaknesses in your SOC, mengeksplorasi bagaimana identitas mesin, agen AI, dan perangkat IoT/OT memperbesar permukaan serangan, kelemahan SOC tradisional, dan bagaimana Network Detection and Response (NDR) modern seperti ExtraHop RevealX dapat mengatasi ancaman ini, mengurangi waktu respons hingga 50% dan meningkatkan ketahanan siber. Ancaman Baru yang Mengungkap Kelemahan SOC 1. Identitas Mesin: Permukaan Serangan yang Tidak Terkendali Identitas mesin—seperti kunci API, sertifikat, dan akun layanan—kini melebihi identitas manusia dengan rasio 96:1 di organisasi modern, menurut penelitian ExtraHop. Identitas ini sering kali tidak dikelola dengan baik, menciptakan kerentanan seperti: Rahasia yang Terlupakan: Kunci API atau akun layanan yang dibuat untuk proyek sementara sering ditinggalkan, menjadi titik masuk bagi penyerang. Penyalahgunaan Kredensial: Teknik seperti Pass-the-Hash atau Pass-the-Ticket memungkinkan pergerakan lateral yang tidak terdeteksi dalam lalu lintas east-west. Kurangnya Visibilitas: SOC tradisional berfokus pada akses manusia, mengabaikan identitas mesin yang beroperasi tanpa pengawasan. Contohnya, pelanggaran Salesloft Drift pada 2025 menunjukkan bagaimana satu kunci API yang bocor dapat membahayakan ratusan organisasi, menyoroti perlunya manajemen identitas mesin yang kuat. 2. Agen AI: Pekerja Digital dengan Risiko Tinggi Agen AI, yang digunakan untuk otomatisasi seperti deteksi penipuan atau perdagangan algoritmik, menciptakan beban kerja baru dan memanggil API secara otonom. Ancaman yang terkait meliputi: Hak Istimewa yang Berlebihan: Agen AI sering memiliki akses admin tanpa pengawasan keamanan yang memadai. Perilaku Tidak Terduga: Agen AI dapat memicu aktivitas jaringan yang tidak biasa, seperti memutar ratusan instance database, yang sulit dibedakan dari aktivitas berbahaya. Kurangnya Tata Kelola: SOC tradisional tidak memiliki alat untuk memantau atau mengaudit tindakan agen AI, meningkatkan risiko pelanggaran hingga 50%. 3. IoT/OT: Titik Buta Jaringan Perangkat IoT dan OT, seperti sensor pintar di fasilitas manufaktur atau perangkat medis di sektor kesehatan, semakin terhubung ke jaringan perusahaan, menciptakan kerentanan seperti: Konfigurasi yang Tidak Aman: Banyak perangkat IoT/OT menggunakan kredensial default atau protokol yang ketinggalan zaman, mudah dieksploitasi oleh penyerang. Lalu Lintas East-West yang Tidak Dipantau: Perangkat ini sering berkomunikasi secara internal, menghindari deteksi oleh alat berbasis perimeter. Serangan Rantai Pasok: Perangkat IoT/OT rentan terhadap serangan rantai pasok, seperti yang terlihat pada eksploitasi perangkat medis pada 2025. Kelemahan SOC Tradisional SOC tradisional sering kali gagal mengatasi ancaman ini karena: Fokus pada Perimeter: Alat seperti firewall dan IDS/IPS berfokus pada lalu lintas masuk/keluar, mengabaikan lalu lintas east-west di mana ancaman seperti ImPacket berkembang. Ketergantungan pada Tanda Tangan: Pendekatan berbasis tanda tangan tidak dapat mendeteksi eksploitasi zero-day atau perilaku anomali dari identitas mesin dan agen AI. Visibilitas Terbatas: Kurangnya pemantauan real-time untuk identitas mesin dan perangkat IoT/OT menciptakan titik buta, memungkinkan penyerang tetap tinggal selama berbulan-bulan. Proses Manual: Manajemen identitas mesin dan respons insiden sering bergantung pada proses manual yang tidak dapat diskalakan, meningkatkan waktu respons hingga 80%. Solusi: NDR Modern dengan ExtraHop RevealX ExtraHop RevealX, sebuah platform NDR modern, mengatasi kelemahan ini dengan memberikan visibilitas jaringan komprehensif, deteksi berbasis perilaku, dan respons instan. Berikut adalah bagaimana RevealX menangani ancaman baru: 1. Visibilitas Identitas Mesin Pemetaan Identitas: RevealX secara otomatis mengklasifikasikan identitas mesin, seperti kunci API dan akun layanan, untuk mengidentifikasi rahasia yang tidak terpakai atau berisiko tinggi. Pemantauan Lalu Lintas East-West: Memantau komunikasi internal untuk mendeteksi penyalahgunaan kredensial, seperti Pass-the-Hash, mengurangi waktu deteksi hingga 70%. Dekripsi Terenkripsi: Mengungkap anomali dalam lalu lintas terenkripsi, memungkinkan deteksi ancaman seperti ImPacket yang menggunakan protokol sah. 2. Deteksi Ancaman Berbasis AI Baseline Perilaku Normal: Menggunakan pembelajaran mesin untuk membangun garis dasar perilaku jaringan dan mendeteksi anomali dari agen AI, seperti peningkatan lalu lintas yang tidak biasa. Peringatan Fidelitas Tinggi: Mengurangi false positive hingga 40% dengan menganalisis pola perilaku, memungkinkan tim SOC untuk fokus pada ancaman nyata. Deteksi Zero-Day: Mengidentifikasi eksploitasi zero-day, seperti CVE-2025-38352, melalui analisis perilaku jaringan, mengurangi waktu tinggal penyerang hingga 50%. 3. Keamanan IoT/OT Klasifikasi Perangkat: Mengidentifikasi dan mengklasifikasikan perangkat IoT/OT untuk mendeteksi konfigurasi yang tidak aman atau komunikasi dengan server C2. Pemantauan Rantai Pasok: Memantau interaksi dengan vendor pihak ketiga untuk mendeteksi ancaman rantai pasok, seperti pelanggaran Salesloft Drift. Isolasi Ancaman: Mengotomatisasi isolasi perangkat IoT/OT yang mencurigakan untuk mencegah pergerakan lateral, mengurangi risiko pelanggaran hingga 30%. 4. Respons Insiden yang Dipercepat Penangkapan Paket Berkelanjutan: Menyimpan bukti forensik untuk analisis pasca-insiden, memfasilitasi pemulihan data. Integrasi dengan SOAR: Mengotomatisasi respons seperti mengkarantina perangkat atau memblokir IP, mengurangi waktu respons hingga 50%. Konteks Jaringan yang Kaya: Memberikan wawasan real-time tentang ruang lingkup intrusi, memungkinkan respons yang lebih cepat dan efektif. Dampak Dunia Nyata dari NDR Modern Pengurangan Waktu Tinggal: RevealX mengurangi waktu tinggal penyerang hingga 50% dengan deteksi real-time dan respons otomatis. Efisiensi SOC: Mengotomatisasi deteksi dan respons ancaman menghemat waktu tim keamanan hingga 80%, memungkinkan fokus pada ancaman kritis. Kepatuhan yang Ditingkatkan: Memenuhi regulasi seperti GDPR dan HIPAA dengan jejak audit otomatis dan pemantauan identitas, mengurangi risiko denda hingga 25%. Penghematan Biaya: Mencegah pelanggaran data dapat menghemat hingga USD 4,88 juta per insiden, berdasarkan laporan IBM Cost of a Data Breach 2025. Integrasi dengan Strategi Keamanan yang Lebih Luas Untuk memaksimalkan manfaat NDR modern, integrasikan RevealX dengan strategi keamanan lainnya: Manajemen Identitas Berprivilegi: Gunakan solusi seperti CyberArk untuk mengelola identitas mesin dan mencegah penyalahgunaan kredensial. Pemantauan Dark Web: Kombinasikan dengan SOCRadar untuk mendeteksi kebocoran kredensial di dark web, meningkatkan respons proaktif. Analitik Perilaku Pengguna dan Entitas (UEBA): Integrasi dengan Exabeam untuk mendeteksi anomali perilaku dari identitas manusia dan mesin. Kampanye Kesadaran Siber: Libatkan karyawan melalui inisiatif seperti Cybersecurity Olympic untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman orang dalam dan serangan rantai pasok. Kesimpulan: Memperkuat SOC Anda dengan NDR Modern Identitas…

Read More
October 22, 2025October 22, 2025

Cara Mendeteksi Pergerakan Lateral Tersembunyi ImPacket (East-West) dengan NDR Modern

Pendahuluan: Ancaman Pergerakan Lateral yang Semakin Canggih Dalam lanskap ancaman siber saat ini, pergerakan lateral (lateral movement) telah menjadi taktik utama penyerang untuk memperluas akses dalam jaringan setelah mendapatkan pijakan awal. Alat seperti ImPacket memungkinkan penyerang untuk bergerak secara diam-diam di seluruh jaringan internal (east-west traffic) dengan memanfaatkan protokol seperti SMB, RDP, dan Kerberos untuk mencuri kredensial dan mengeksploitasi sistem. Teknik ini sering kali tidak terdeteksi oleh alat keamanan tradisional yang berfokus pada perimeter, memungkinkan penyerang untuk tetap tinggal dalam jaringan selama berbulan-bulan sebelum terdeteksi. Artikel ini, berdasarkan posting blog ExtraHop bertajuk How to detect ImPacket’s hidden lateral movement (east-west), mengeksplorasi bagaimana ImPacket bekerja, implikasi keamanan dari pergerakan lateralnya, dan strategi deteksi menggunakan Network Detection and Response (NDR) modern seperti ExtraHop RevealX untuk mengidentifikasi anomali jaringan secara real-time. Dengan pendekatan berbasis perilaku, organisasi dapat mengurangi waktu tinggal penyerang hingga 50% dan memperkuat pertahanan jaringan internal mereka terhadap ancaman seperti ini. Apa Itu ImPacket dan Bagaimana Ia Digunakan untuk Pergerakan Lateral? ImPacket adalah kumpulan alat Python open-source yang memungkinkan penyerang untuk berinteraksi dengan protokol jaringan seperti SMB, MSRPC, dan Kerberos tanpa memerlukan perangkat lunak tambahan. Alat ini sering digunakan dalam serangan untuk: Mencuri Kredensial: Menggunakan teknik seperti Pass-the-Hash (PtH) atau Pass-the-Ticket (PtT) untuk mencuri NTLM atau Kerberos ticket dari memori proses. Pergerakan Lateral: Menyebar di jaringan internal melalui RDP, SMB, atau WMI untuk mengakses sistem lain menggunakan kredensial yang dicuri. Eksekusi Jarak Jauh: Menjalankan perintah di sistem target tanpa meninggalkan jejak yang jelas, seperti menggunakan psexec.py atau wmiexec.py. ImPacket sangat efektif karena memanfaatkan protokol jaringan yang sah, membuat lalu lintasnya tampak seperti aktivitas normal. Penyerang dapat menggunakan alat ini untuk menghindari deteksi oleh alat berbasis tanda tangan, terutama dalam lalu lintas east-west (internal jaringan) yang sering kali tidak dipantau secara ketat. Menurut penelitian ExtraHop, ImPacket bertanggung jawab atas 30% dari pergerakan lateral yang terdeteksi dalam serangan APT (Advanced Persistent Threat). Implikasi Keamanan dari Pergerakan Lateral ImPacket Pergerakan lateral menggunakan ImPacket memungkinkan penyerang untuk: Memperluas Akses: Menggunakan kredensial yang dicuri untuk mengakses server kritis, database, atau sistem domain controller. Meningkatkan Waktu Tinggal: Dengan menyatu dengan lalu lintas normal, penyerang dapat tetap dalam jaringan selama berbulan-bulan, mengumpulkan data atau menyiapkan serangan lebih lanjut. Mengeksploitasi Kerentanan Internal: Mengidentifikasi dan mengeksploitasi kerentanan di jaringan internal yang tidak terlindungi oleh firewall perimeter. Menghindari Deteksi: Lalu lintas east-west sering kali tidak dipantau, memungkinkan ImPacket beroperasi tanpa peringatan dari alat keamanan tradisional. Implikasi ini sangat berbahaya untuk organisasi dengan jaringan hybrid atau multi-cloud, di mana visibilitas internal terbatas, memungkinkan penyerang untuk bergerak bebas dan memperbesar dampak pelanggaran. Strategi Deteksi Pergerakan Lateral ImPacket dengan NDR Modern Network Detection and Response (NDR) modern seperti ExtraHop RevealX adalah solusi ideal untuk mendeteksi pergerakan lateral tersembunyi ImPacket karena kemampuannya untuk memantau lalu lintas east-west secara real-time dan mendeteksi anomali berbasis perilaku. Berikut adalah strategi utama: 1. Visibilitas Jaringan Komprehensif Pemantauan Lalu Lintas East-West: RevealX memantau semua lalu lintas internal jaringan untuk mendeteksi pola komunikasi SMB, RDP, atau Kerberos yang tidak biasa, mengidentifikasi pergerakan lateral hingga 70% lebih cepat daripada alat tradisional. Dekripsi Lalu Lintas Terenkripsi: Menggunakan dekripsi out-of-band untuk mengungkap penyalahgunaan kredensial dan eskalasi hak akses dalam lalu lintas yang terenkripsi, memungkinkan deteksi ImPacket yang menggunakan protokol sah. Pemetaan Aset Jaringan: Mengklasifikasikan perangkat dan memetakan interaksi untuk mengidentifikasi titik akses potensial, mengurangi permukaan serangan hingga 30%. 2. Deteksi Berbasis Perilaku Baseline Perilaku Normal: RevealX membangun garis dasar perilaku jaringan untuk mendeteksi anomali seperti peningkatan lalu lintas SMB atau pola Kerberos yang mencurigakan, yang sering digunakan oleh ImPacket. Pembelajaran Mesin Skala Cloud: Menggunakan AI untuk memprediksi dan mendeteksi pola pergerakan lateral, mengurangi false positive hingga 40% dan mempercepat deteksi ancaman. Deteksi Anomali Real-Time: Memantau pola eksekusi PowerShell atau WMI untuk mendeteksi penggunaan psexec.py atau wmiexec.py, memungkinkan isolasi ancaman secara instan. 3. Respons Insiden yang Dipercepat Peringatan Fidelitas Tinggi: Memberikan konteks jaringan yang kaya untuk peringatan, memungkinkan tim keamanan memahami ruang lingkup intrusi dengan cepat. Penangkapan Paket Berkelanjutan: Menyimpan bukti untuk analisis forensik, memfasilitasi respons pasca-insiden dan pemulihan data. Integrasi dengan SOAR: Mengotomatisasi respons seperti mengkarantina perangkat atau memblokir IP, mengurangi waktu respons hingga 50%. Peran ExtraHop RevealX dalam Deteksi ImPacket ExtraHop RevealX adalah solusi NDR yang dirancang untuk mendeteksi pergerakan lateral tersembunyi seperti ImPacket dengan fitur-fitur berikut: Visibilitas East-West: Memantau lalu lintas internal untuk mendeteksi pola SMB, RDP, atau Kerberos yang tidak biasa, mengidentifikasi pergerakan lateral hingga 70% lebih cepat. Dekripsi Terenkripsi: Mengungkap penyalahgunaan kredensial dalam lalu lintas yang terenkripsi, memungkinkan deteksi ImPacket yang menggunakan protokol sah. Deteksi Berbasis Perilaku: Membangun baseline perilaku jaringan untuk mendeteksi anomali, mengurangi false positive hingga 40%. Respons Instan: Memberikan peringatan real-time dan otomatisasi respons untuk membatasi kerusakan, mengurangi dampak pelanggaran hingga 45%. Dengan RevealX, organisasi dapat mendeteksi dan merespons pergerakan lateral ImPacket secara proaktif, memperkuat ketahanan jaringan internal mereka. Dampak Dunia Nyata dari Pergerakan Lateral ImPacket Pelanggaran Data: Pergerakan lateral dapat menyebabkan kebocoran data sensitif, dengan biaya rata-rata pelanggaran USD 4,88 juta menurut IBM. Waktu Tinggal Penyerang: Tanpa deteksi, penyerang dapat tinggal dalam jaringan berbulan-bulan, memperbesar kerusakan operasional. Gangguan Operasional: ImPacket dapat mengganggu sistem kritis, menyebabkan waktu henti dan kerugian finansial. Kesimpulan: Mengamankan Jaringan Internal dari Pergerakan Lateral ImPacket Pergerakan lateral menggunakan ImPacket memungkinkan penyerang untuk memperluas akses dalam jaringan internal secara diam-diam, memanfaatkan protokol sah untuk menghindari deteksi. Dengan visibilitas jaringan komprehensif, deteksi berbasis perilaku, dan respons instan, NDR modern seperti ExtraHop RevealX memberikan alat yang diperlukan untuk mendeteksi dan merespons ancaman ini secara efektif. Dengan mengintegrasikan RevealX ke dalam strategi keamanan yang lebih luas, organisasi dapat mengurangi waktu tinggal penyerang hingga 50%, memperkuat pertahanan jaringan internal, dan melindungi aset kritis dari ancaman siber yang berkembang. Siap untuk mengamankan jaringan internal Anda dari pergerakan lateral tersembunyi? Kunjungi situs resmi ExtraHop Indonesia untuk mempelajari lebih lanjut tentang RevealX dan bagaimana solusi NDR kami dapat memberikan visibilitas real-time, deteksi anomali berbasis AI, dan respons instan terhadap ancaman ImPacket. Minta demo gratis atau konsultasi untuk melihat bagaimana RevealX dapat mengurangi waktu tinggal penyerang hingga 50%. Hubungi tim ExtraHop dan iLogo Indonesia hari ini untuk memperkuat pertahanan siber Anda!

Read More
October 22, 2025October 22, 2025

5 Kasus Penggunaan untuk NDR Modern

Pendahuluan: Mengapa NDR Modern Penting untuk Keamanan Siber Di dunia yang semakin terhubung, di mana ancaman siber berkembang dengan kecepatan yang luar biasa, organisasi membutuhkan alat yang dapat memberikan visibilitas mendalam dan respons cepat terhadap ancaman jaringan. Network Detection and Response (NDR) modern, seperti yang ditawarkan oleh ExtraHop RevealX, telah menjadi tulang punggung strategi keamanan siber untuk organisasi yang menghadapi tantangan seperti serangan rantai pasok, ancaman orang dalam, dan eksploitasi zero-day. NDR modern melampaui deteksi ancaman tradisional dengan mengintegrasikan analitik perilaku, pembelajaran mesin, dan visibilitas jaringan real-time untuk mendeteksi dan merespons ancaman secara proaktif. Artikel ini, berdasarkan posting blog ExtraHop bertajuj 5 Use Cases for Modern NDR, mengeksplorasi lima kasus penggunaan utama NDR modern yang dapat mengurangi waktu respons ancaman hingga 50% dan meningkatkan ketahanan organisasi terhadap serangan siber yang semakin canggih. 1. Deteksi Ancaman Rantai Pasok Serangan rantai pasok, seperti pelanggaran Salesloft Drift pada 2025 yang memengaruhi lebih dari 700 organisasi, telah menjadi ancaman utama bagi perusahaan di berbagai sektor. NDR modern seperti ExtraHop RevealX memberikan visibilitas komprehensif ke dalam interaksi jaringan dengan vendor pihak ketiga, mendeteksi anomali seperti akses kredensial yang tidak diharapkan atau eksfiltrasi data secara diam-diam. Dengan menganalisis lalu lintas jaringan real-time, RevealX dapat mengidentifikasi perilaku mencurigakan dari mitra eksternal, memungkinkan organisasi untuk merespons sebelum data sensitif dicuri. Kasus ini sangat penting untuk industri seperti penerbangan dan keuangan, di mana pelanggaran rantai pasok dapat menyebabkan kerugian jutaan dolar dan kerusakan reputasi yang signifikan. 2. Pemantauan Ancaman Orang Dalam Ancaman orang dalam, baik yang disengaja maupun tidak sengaja, menyumbang hingga 74% pelanggaran data menurut laporan Verizon DBIR 2025. NDR modern unggul dalam mendeteksi perilaku anomali dari pengguna tepercaya, seperti akses tidak biasa ke file sensitif atau pergerakan lateral di jaringan internal. ExtraHop RevealX menggunakan pembelajaran mesin untuk membangun garis dasar perilaku normal dan mendeteksi penyimpangan, seperti karyawan yang mengakses server yang tidak relevan dengan peran mereka. Dengan visibilitas jaringan yang mendalam, RevealX dapat mengidentifikasi ancaman orang dalam secara real-time, memungkinkan tim keamanan untuk mengisolasi ancaman sebelum menyebabkan kerusakan, mengurangi dampak pelanggaran hingga 40%. 3. Deteksi Eksploitasi Zero-Day Eksploitasi zero-day, seperti CVE-2025-38352 dan CVE-2025-48543 dalam Buletin Keamanan Android September 2025, mewakili ancaman kritis karena tidak ada patch yang tersedia pada saat penemuan. NDR modern mendeteksi ancaman ini dengan menganalisis perilaku jaringan yang anomali, seperti lalu lintas C2 yang tidak biasa atau pola komunikasi yang mencurigakan, bahkan sebelum indikator kompromi (IoC) diketahui. RevealX memantau lalu lintas terenkripsi dan tidak terenkripsi untuk mengidentifikasi eksploitasi zero-day, memungkinkan organisasi untuk merespons dengan cepat dan membatasi kerusakan, mengurangi waktu tinggal penyerang hingga 50%. 4. Keamanan Rantai Pasok IoT Dengan proliferasi perangkat Internet of Things (IoT), rantai pasok IoT telah menjadi target utama penyerang, seperti yang terlihat dalam serangan terhadap perangkat pintar di sektor kesehatan. NDR modern seperti RevealX memberikan visibilitas ke dalam jaringan IoT, mengidentifikasi perangkat yang tidak aman atau perilaku mencurigakan, seperti komunikasi dengan server C2 atau eksfiltrasi data. Dengan mengklasifikasikan perangkat IoT dan mendeteksi anomali, RevealX memungkinkan organisasi untuk mengisolasi perangkat yang rentan dan mencegah serangan lateral, mengurangi risiko pelanggaran hingga 30%. 5. Respons Insiden yang Dipercepat Respons insiden yang cepat adalah kunci untuk meminimalkan dampak pelanggaran, dengan waktu respons rata-rata yang dapat menghemat jutaan dolar. NDR modern mempercepat respons dengan memberikan konteks jaringan yang kaya dan peringatan fidelitas tinggi, memungkinkan tim keamanan memahami ruang lingkup intrusi dengan cepat. RevealX menangkap paket secara terus-menerus dan mendekripsi lalu lintas out-of-band untuk mengungkap penyalahgunaan kredensial dan eskalasi hak akses, memungkinkan respons yang lebih cepat dan mengurangi dampak pelanggaran hingga 45%. Kesimpulan: NDR Modern sebagai Tulang Punggung Keamanan Siber NDR modern seperti ExtraHop RevealX adalah alat esensial untuk menghadapi ancaman siber yang semakin canggih, dari serangan rantai pasok hingga ancaman orang dalam dan eksploitasi zero-day. Dengan visibilitas jaringan komprehensif, deteksi anomali berbasis perilaku, dan respons instan, RevealX memungkinkan organisasi untuk mendeteksi dan merespons ancaman secara proaktif, mengurangi waktu respons hingga 50% dan meningkatkan ketahanan hingga 40%. Dalam dunia di mana ancaman siber berkembang setiap hari, NDR modern bukan hanya alat—ini adalah fondasi untuk keamanan siber yang efektif. Siap untuk mengamankan organisasi Anda dengan NDR modern? Kunjungi situs resmi ExtraHop Indonesia untuk mempelajari lebih lanjut tentang RevealX dan bagaimana solusi kami dapat memberikan visibilitas jaringan komprehensif, deteksi ancaman berbasis AI, dan respons instan terhadap ancaman seperti serangan rantai pasok dan ancaman orang dalam. Minta demo gratis atau konsultasi untuk melihat bagaimana RevealX dapat mengurangi waktu respons ancaman hingga 50%. Hubungi tim ExtraHop dan iLogo Indonesia hari ini untuk memperkuat pertahanan siber Anda!

Read More
September 29, 2025September 29, 2025

Empat Cara Kemitraan ExtraHop dan CrowdStrike Memodernisasi SOC

Pendahuluan Di lanskap keamanan siber saat ini, ancaman canggih sering kali berhasil menembus perimeter pertahanan, membuat pendekatan tradisional untuk menjaga ancaman di luar tidak lagi cukup. Menurut laporan ExtraHop pada 12 September 2025, fokus keamanan telah bergeser dari “bagaimana mencegah ancaman masuk” menjadi “seberapa cepat kita bisa mendeteksi dan menahan ancaman yang sudah ada di dalam.” Selama lebih dari lima tahun, kemitraan ExtraHop dan CrowdStrike telah memberikan solusi terintegrasi yang memberikan visibilitas menyeluruh, menggabungkan pemantauan jaringan ExtraHop dengan visibilitas perangkat CrowdStrike. Integrasi ini memungkinkan tim keamanan mendeteksi dan menghentikan ancaman dengan cepat dan presisi, mendefinisikan ulang standar untuk Security Operations Center (SOC). Artikel ini menguraikan empat cara kemitraan ini memodernisasi SOC—pemburuan ancaman proaktif, menghilangkan risiko AI bayangan, memastikan kepatuhan, dan mempercepat investigasi ransomware—dengan wawasan dari laporan Gartner tentang peningkatan ancaman internal hingga 20% pada 2025. 1. Melakukan Pemburuan Ancaman Proaktif Pemburuan ancaman sering kali terhambat oleh silo data, di mana alat tradisional hanya memberikan pandangan terperinci pada satu perangkat tanpa konteks ancaman yang bergerak melalui jaringan. Kemitraan ExtraHop dan CrowdStrike menghancurkan silo ini dengan menggabungkan visibilitas jaringan dan endpoint untuk pandangan terpadu. ExtraHop memantau, mendekripsi, dan menganalisis semua lalu lintas jaringan, sementara CrowdStrike memberikan visibilitas mendetail pada setiap perangkat. Integrasi ini memungkinkan tim SOC untuk: Menggabungkan Data Jaringan dan Endpoint: Mengkorelasikan data untuk melacak ancaman dengan kecepatan dan akurasi lebih tinggi. Penyimpanan Intelijen Jaringan Jangka Panjang: Memungkinkan pencarian cepat untuk menilai aktivitas historis dan saat ini, membantu memahami ruang lingkup serangan. Menghilangkan Titik Buta: Memberikan visibilitas komprehensif untuk mendeteksi ancaman yang bersembunyi di jaringan. Sebuah postingan di X oleh @ExtraHop pada 13 September 2025 menyoroti bahwa integrasi ini memungkinkan pemburuan ancaman yang lebih cepat hingga 40% dibandingkan alat tradisional. 2. Menghilangkan Risiko AI Bayangan Proliferasi aplikasi dan layanan AI yang tidak disetujui, atau shadow AI, meningkatkan risiko eksposur data, eksfiltrasi, dan ketidakpatuhan. Alat-alat ini sering kali melewati kontrol keamanan, menciptakan titik buta yang dapat dieksploitasi penyerang. Integrasi ExtraHop dan CrowdStrike mengatasi tantangan ini dengan: Telemetri Jaringan Mendalam: ExtraHop mendeteksi lalu lintas AI yang tidak disetujui di seluruh infrastruktur. Integrasi dengan Falcon Next-Gen SIEM: Menggabungkan data pihak pertama dan ketiga untuk memetakan jejak AI. Remediasi Otomatis via Falcon Fusion SOAR: Memungkinkan respons cepat untuk menahan aplikasi AI berisiko. Menurut laporan Gartner 2025, penggunaan shadow AI meningkatkan risiko pelanggaran data hingga 25%, menekankan pentingnya visibilitas terpadu yang ditawarkan oleh kemitraan ini. 3. Memastikan Kepatuhan dan Kebersihan Keamanan Mempertahankan kepatuhan dan kebersihan keamanan memerlukan visibilitas penuh terhadap semua perangkat dan komunikasi dalam jaringan. Integrasi ExtraHop dan CrowdStrike memberikan: Penemuan Aset Berkelanjutan: Mendeteksi dan memantau perangkat yang tidak dikenal atau tidak dikelola, seperti perangkat IoT, ponsel, atau tablet di jaringan kesehatan. Pemantauan Komprehensif: Memastikan aset baru tidak menjadi titik lemah dalam rantai keamanan. Penegakan Kebijakan dan Kontrol: Memenuhi persyaratan kepatuhan seperti HIPAA atau PCI DSS dengan memantau dan mengamankan komunikasi perangkat. Sebagai contoh, ketika perangkat IoT baru terhubung ke jaringan kesehatan, alat keamanan ExtraHop dan CrowdStrike akan langsung menemukan, memantau, dan melindungi komunikasinya, mencegahnya menjadi pintu terbuka bagi penyerang. 4. Mempercepat Investigasi Ransomware Serangan ransomware bergantung pada waktu; semakin lama penyerang tidak terdeteksi, semakin besar kerusakan yang dapat mereka timbulkan. Kemitraan ExtraHop dan CrowdStrike dirancang untuk mencegah penyerang bersembunyi dengan menggabungkan keamanan jaringan dan endpoint: Deteksi Ancaman Tersembunyi: Machine learning ExtraHop mendeteksi ancaman seperti pergerakan lateral dari perangkat tidak dikelola dan mengirimkan peringatan berkualitas tinggi ke platform CrowdStrike Falcon. Respons Instan: Tim dapat menahan ancaman dengan satu klik atau melalui playbook otomatis untuk respons cepat. Forensik Pasca-Serangan: Forensik tingkat paket memastikan jaringan benar-benar bersih setelah serangan, mencegah infeksi ulang dan meningkatkan ketahanan. Laporan IBM 2024 menyatakan bahwa waktu respons rata-rata untuk serangan ransomware adalah 11 hari; integrasi ini dapat mengurangi waktu tersebut hingga 70%, menurut ExtraHop. Kesimpulan Kemitraan ExtraHop dan CrowdStrike memodernisasi SOC dengan memberikan visibilitas menyeluruh, respons cepat, dan ketahanan terhadap ancaman canggih. Dengan mengatasi pemburuan ancaman proaktif, risiko shadow AI, kepatuhan, dan investigasi ransomware, integrasi ini menghilangkan silo data dan memperkuat tim keamanan untuk menghadapi ancaman internal. Dalam lanskap ancaman yang semakin kompleks, ExtraHop RevealX 360 dan platform CrowdStrike Falcon memberikan kombinasi kuat dari visibilitas jaringan dan endpoint, memastikan organisasi tetap selangkah di depan penyerang. Dengan mendukung deteksi cepat, remediasi otomatis, dan kepatuhan berkelanjutan, kemitraan ini menetapkan standar baru untuk operasi keamanan di era 2025. Temukan bagaimana kemitraan ExtraHop dan CrowdStrike serta iLogo Indonesia dapat memperkuat SOC Anda. Kunjungi extrahop.ilogoindonesia.id untuk menjadwalkan demo RevealX 360 atau temui kami di Fal.Con 2025 di Las Vegas, 15-18 September (booth #1208). Mulailah sekarang untuk meningkatkan visibilitas dan respons keamanan Anda!

Read More
September 29, 2025September 29, 2025

Pelanggaran Data Kesehatan: Eksposur 5,4 Juta Rekam Medis Pasien

Pendahuluan Pada 6 Februari 2025, dunia keamanan siber diguncang oleh pelanggaran data di Episource, penyedia analitik data kesehatan, yang mengekspos informasi kesehatan terlindungi (PHI) lebih dari 5,4 juta pasien—lebih dari 1% populasi AS. Menurut laporan ExtraHop pada 8 September 2025, insiden ini adalah salah satu pelanggaran data kesehatan terbesar tahun ini, hanya kalah dari insiden di sistem kesehatan New England sebelumnya. Episource mendeteksi akses tidak sah dan segera menutup sistem untuk mengandung intrusi, melaporkan ke pihak berwenang. Investigasi mengungkap bahwa penjahat siber mengakses dan mengekstrak data sensitif, termasuk nama lengkap, alamat, nomor telepon, email, tanggal lahir, nomor Jaminan Sosial, detail asuransi, dan data medis seperti diagnosis, obat-obatan, hasil tes, gambar, perawatan, dan informasi pengobatan. Artikel ini mengulas apa yang terjadi, TTPs yang mungkin digunakan, tantangan keamanan kesehatan, dan bagaimana ExtraHop RevealX NDR dapat mendeteksi dan merespons ancaman serupa, dengan wawasan dari laporan CISA tentang peningkatan serangan ransomware di sektor kesehatan hingga 25% pada 2025. Apa yang Terjadi di Insiden Episource? Episource mendeteksi akses tidak sah ke jaringan mereka pada 6 Februari 2025. Perusahaan segera merespons dengan menutup sistem komputer untuk mengandung intrusi dan memberi tahu penegak hukum. Investigasi mengungkap bahwa penjahat siber mengakses dan mengekstrak data sensitif. Meskipun Episource belum mengungkap pelaku spesifik atau metode kompromi awal, mitra Episource mengonfirmasi insiden ini sebagai pelanggaran data ransomware. Data yang dikompromikan mencakup rentang luas informasi pribadi dan kesehatan, termasuk: Nama Lengkap, Alamat, Nomor Telepon, dan Email: Data kontak dasar yang dapat digunakan untuk phishing atau social engineering. Tanggal Lahir dan Nomor Jaminan Sosial: Informasi identitas yang sensitif untuk pencurian identitas. Detail Asuransi Kesehatan: Nomor kebijakan, ID anggota, dan ID Medicaid/Medicare untuk penipuan asuransi. Data Medis: Nomor rekam medis, diagnosis, obat-obatan, hasil tes, gambar, perawatan, dan informasi pengobatan untuk pemerasan atau penipuan medis. Taktik, Teknik, dan Prosedur (TTPs) yang Mungkin Digunakan Berdasarkan sifat insiden sebagai pelanggaran data ransomware, berikut adalah TTPs yang mungkin digunakan, sesuai dengan kerangka MITRE ATT&CK®: Akses Awal (TA0001): Teknik seperti Phishing (T1566) untuk mencuri kredensial, atau Exploit Public-Facing Application (T1190) untuk mengeksploitasi kerentanan di layanan internet-facing. Pergerakan Lateral (TA0008): Menggunakan Remote Services (T1021) seperti RDP atau SSH untuk berpindah dari satu sistem ke yang lain. Eksfiltrasi Data (TA0010): Exfiltration Over C2 Channel (T1041) untuk mencuri data melalui kanal command and control. Penyebaran Ransomware: Data Encrypted for Impact (TA0040) untuk mengenkripsi data dan menuntut tebusan. ExtraHop menekankan bahwa TTPs ini sering kali melibatkan anomali perilaku, seperti pola akses tidak biasa atau transfer data mencurigakan, yang dapat dideteksi dengan analitik berbasis machine learning. Tantangan Keamanan di Sektor Kesehatan Pelanggaran Episource menyoroti tantangan unik di sektor kesehatan: Data Sensitif yang Luas: PHI meliputi informasi pribadi dan medis yang rentan terhadap penipuan identitas atau pemerasan. Lingkungan TI yang Terfragmentasi: Data pasien tersebar di berbagai sistem, membuat pandangan holistik sulit dan menciptakan lebih banyak titik akses untuk serangan siber. Vendor Pihak Ketiga: Ketergantungan pada mitra eksternal, seperti Episource, memperluas permukaan serangan jika pertahanan mitra lemah. Regulasi yang Ketat: Standar seperti HIPAA menuntut perlindungan data yang ketat, dengan denda hingga jutaan dolar untuk pelanggaran. Keterbatasan Alat Keamanan: Alat endpoint dan SIEM sering melewatkan ancaman yang melibatkan kredensial sah atau pergerakan lateral. Laporan CISA 2025 memprediksi peningkatan serangan ransomware di sektor kesehatan hingga 25%, menekankan kebutuhan visibilitas jaringan komprehensif. Bagaimana ExtraHop Melindungi Sektor Kesehatan ExtraHop RevealX NDR memberikan visibilitas mendalam ke lalu lintas jaringan, memungkinkan organisasi mendeteksi dan merespons ancaman yang melewati alat endpoint dan SIEM: Visibilitas Jaringan Komprehensif: Memberikan visibilitas tanpa agen di lingkungan hibrida dan multi-cloud, memastikan tidak ada titik buta untuk penyerang yang mengeksploitasi kerentanan atau menggunakan kredensial yang dikompromikan. Analisis Forensik Jaringan: Menyediakan forensik jaringan berkualitas tinggi untuk analisis mendalam, mengubah data jaringan menjadi wawasan yang dapat ditindaklanjuti. Deteksi Anomali Perilaku: Menggunakan machine learning canggih untuk mendeteksi perilaku anomali yang menunjukkan kompromi, seperti pola akses tidak biasa atau transfer data mencurigakan. Respons Insiden yang Dipercepat: Peringatan berkualitas tinggi dengan konteks jaringan kaya memungkinkan tim keamanan memahami ruang lingkup intrusi dan mempercepat upaya penahanan dan remediasi, meminimalkan waktu tinggal penyerang. ExtraHop menekankan bahwa NDR seperti RevealX adalah kebutuhan untuk membangun ketahanan bisnis dan melindungi aset kritis di sektor kesehatan yang sensitif. Kesimpulan Pelanggaran Episource adalah pengingat mencolok bahwa langkah pencegahan saja tidak cukup terhadap ancaman canggih. Dengan eksposur 5,4 juta rekam medis pasien, insiden ini menyoroti kerentanan sektor kesehatan terhadap pelanggaran data melalui vendor pihak ketiga. Dalam era di mana pelanggaran semakin umum dan berdampak, terutama di sektor sensitif seperti kesehatan, solusi NDR seperti ExtraHop RevealX bukan hanya rekomendasi, melainkan keharusan untuk membangun ketahanan bisnis sejati dan melindungi aset kritis. Siapkan diri untuk pelanggaran data kesehatan berikutnya hari ini. Kunjungi extrahop.ilogoindonesia.id untuk mempelajari lebih lanjut tentang RevealX NDR dan bagaimana solusi kami dapat memberikan visibilitas mendalam dan kemampuan respons cepat untuk melindungi data pasien dan menjaga integritas operasional. Hubungi tim ExtraHop dan iLogo Indonesia untuk demo gratis dan mulailah memperkuat pertahanan siber Anda sekarang!

Read More
  • Previous
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8
  • Next

Recent Posts

  • Linux Kernel Local Privilege Escalation: Panduan Keamanan
  • Menguak Kampanye Mimicrat ClickFix: Mengapa Taktik Phishing Generasi Baru Ini Menjadi Ancaman Paling Mematikan bagi Enterprise di Tahun 2026
  • Kerugian Tersembunyi: Menghitung The Cost of Filtered Cloud Visibility bagi Enterprise
  • Mengamankan Infrastruktur Linux Enterprise: Menghadapi Ancaman Local Privilege Escalation (LPE) di Tingkat Kernel
  • Pelajaran dari Krisis: Membedah Insiden Pelanggaran Keamanan Komisi Uni Eropa (EU Commission Breach)

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • July 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024

Categories

  • blog
  • Extrahop
  • Uncategorized

Extrahop Indonesia adalah bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi Extrahop. Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.

PT iLogo Indonesia

  • (021) 53660861
  • AKR Tower – 9th Floor Jl. Panjang no. 5, Kebon Jeruk
  • extrahop@ilogoindonesia.id