Skip to content
  • (021) 53660861
  • extrahop@ilogoindonesia.id
  • AKR Tower – 9th Floor Jl. Panjang no. 5
  • Beranda
  • Produk
    • Capabilities
    • Deployment
    • Experience NDR
    • Integrations Partner
    • RevealX
  • Blog
  • Hubungi Kami

Month: April 2026

April 9, 2026April 9, 2026

Pelajaran dari Pelanggaran Data Pemerintah: Saat Alat AI Menjadi Senjata dalam Serangan Siber Modern

Di tahun 2026, batas antara keamanan nasional dan keamanan siber telah melebur. Salah satu insiden paling signifikan yang mengguncang sektor publik global adalah pelanggaran data besar-besaran yang menimpa instansi pemerintah di Meksiko. Laporan terbaru dari ExtraHop bertajuk “Mexican Government Breach: How AI Tools are Driving Modern Cyberattacks” mengungkap kenyataan pahit: Peretas kini menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk mengotomatisasi setiap tahap serangan, mulai dari pengintaian hingga eksfiltrasi data. Artikel ini akan membedah bagaimana serangan tersebut terjadi, peran krusial AI dalam mempercepat pelanggaran, dan mengapa visibilitas jaringan melalui Network Detection and Response (NDR) adalah satu-satunya cara untuk melawan kecepatan mesin. 1. Kronologi Serangan: Kecepatan yang Didorong oleh AI Kasus di Meksiko menunjukkan bahwa penyerang tidak lagi bekerja secara manual. Mereka menggunakan model AI generatif dan alat otomatisasi canggih untuk: Phishing yang Sangat Personal: AI digunakan untuk membuat ribuan email penipuan yang sangat meyakinkan, menyesuaikan bahasa dan konteks dengan profil target di pemerintahan guna mencuri kredensial. Pemindaian Kerentanan Skala Besar: Penyerang menggunakan bot bertenaga AI untuk memetakan seluruh infrastruktur digital pemerintah dalam hitungan menit, menemukan celah pada sistem warisan (legacy systems) yang belum ditambal. Eksploitasi Zero-Day: AI membantu peretas mengidentifikasi dan memodifikasi kode berbahaya guna mengeksploitasi kerentanan baru sebelum tim keamanan sempat mengeluarkan patch. 2. Mengapa Deteksi Tradisional Gagal di Hadapan AI? Laporan ExtraHop menekankan bahwa serangan di Meksiko berhasil menembus lapisan keamanan tradisional (seperti firewall dan antivirus) karena: Polimorfisme Kode: AI memungkinkan peretas mengubah bentuk malware secara otomatis sehingga tanda tangan (signature) digitalnya tidak dikenali oleh alat keamanan berbasis file. Kecepatan Eksfiltrasi: Begitu berada di dalam jaringan, AI mengoordinasikan pengiriman data sensitif ke server luar dalam paket-paket kecil yang terenkripsi agar terlihat seperti lalu lintas jaringan normal. Living off the Land (LotL): AI menginstruksikan skrip untuk menggunakan alat administrasi sistem yang sah, sehingga aktivitas berbahaya tidak memicu alarm keamanan standar. 3. Strategi Melawan AI dengan AI (Network Intelligence) Pelajaran terbesar dari insiden ini adalah: Anda tidak bisa melawan serangan berkecepatan mesin dengan pertahanan manual. ExtraHop merekomendasikan penggunaan kecerdasan jaringan: Analisis Perilaku Jaringan (Behavioral Analytics): Karena penyerang bisa memalsukan identitas, sistem keamanan harus fokus pada perilaku. Jika sebuah akun pemerintah tiba-tiba mengakses database rahasia di luar jam kerja, AI pada platform NDR akan mendeteksinya secara instan. Dekripsi Lalu Lintas untuk Visibilitas: Menghapus area buta (blind spots) dengan memeriksa lalu lintas terenkripsi secara aman untuk memastikan tidak ada perintah serangan AI yang bersembunyi di dalamnya. Otomatisasi Respon: Menggunakan AI pertahanan untuk memutus koneksi berbahaya secara otomatis dalam hitungan milidetik setelah aktivitas mencurigakan terdeteksi. 4. Relevansi bagi Instansi Pemerintah dan Sektor Publik di Indonesia Indonesia, dengan percepatan transformasi digital melalui program Satu Data Indonesia dan implementasi UU PDP, menghadapi risiko yang serupa. Pelanggaran data di sektor publik bukan hanya masalah teknis, tetapi ancaman terhadap kepercayaan masyarakat dan stabilitas nasional. Tahun 2026 menuntut instansi pemerintah di Indonesia untuk beralih dari keamanan reaktif ke keamanan proaktif. Mengetahui adanya ancaman saat data sedang dicuri (melalui visibilitas jaringan) jauh lebih krusial daripada mengetahuinya setelah data tersebut dijual di forum gelap. Perkuat Kedaulatan Digital Anda Bersama iLogo Indonesia Laporan dari ExtraHop Indonesia memberikan peringatan bagi seluruh organisasi: Di era AI, visibilitas adalah bentuk pertahanan terkuat. Tanpa kemampuan untuk melihat apa yang terjadi di dalam jaringan, Anda sedang bertempur dalam kegelapan. iLogo Indonesia hadir sebagai partner strategis terbaik Anda dalam menghadirkan solusi Network Detection and Response (NDR) terdepan dari ExtraHop. Sebagai pakar infrastruktur IT di Indonesia yang berpengalaman menangani akun strategis nasional dan BUMN, kami siap membantu Anda melalui: 1. Deteksi Ancaman Berbasis AI Real-Time Kami mengimplementasikan platform ExtraHop yang menggunakan AI untuk mendeteksi serangan siber tercanggih, memberikan perlindungan 24/7 terhadap ancaman yang bergerak cepat. 2. Visibilitas Tanpa Agen pada Infrastruktur Kritis Memberikan pengawasan menyeluruh terhadap seluruh sistem pemerintahan, termasuk sistem lama yang tidak bisa dipasangi perangkat lunak keamanan tambahan. 3. Kepatuhan terhadap UU PDP dan Standar Keamanan Nasional Membantu instansi Anda mendokumentasikan setiap aliran data dan memastikan perlindungan data pribadi masyarakat sesuai dengan mandat regulasi di Indonesia. 4. Dukungan Forensik dan Respon Insiden Tim ahli iLogo Indonesia siap mendampingi Anda dalam melakukan analisis pasca-insiden dan memperkuat pertahanan agar kejadian serupa tidak terulang. Jangan biarkan infrastruktur digital Anda menjadi korban dari evolusi serangan AI. Jadikan iLogo Indonesia sebagai mitra strategis IT Anda untuk mengimplementasikan solusi ExtraHop yang cerdas, transparan, dan tangguh. Siap memperkuat pertahanan siber organisasi Anda terhadap ancaman berbasis AI? Hubungi iLogo Indonesia sekarang untuk konsultasi mendalam dan demo solusi NDR ExtraHop untuk mengamankan aset negara dan publik! Sebagai pemimpin solusi IT, jaringan, dan keamanan di Indonesia, iLogo Indonesia berkomitmen untuk menjaga keamanan digital nasional di era kecerdasan buatan.

Read More
April 9, 2026April 9, 2026

Kekacauan dalam “BlackSuit”: Memahami Ancaman Ransomware Triple Extortion di Era Digital

Di tahun 2026, ancaman ransomware telah berevolusi dari sekadar penguncian data menjadi operasi penghancuran reputasi dan finansial yang sistematis. Salah satu aktor ancaman paling agresif saat ini adalah BlackSuit, kelompok yang dikenal menggunakan taktik Triple Extortion (Pemerasan Tiga Kali Lipat). Laporan terbaru dari ExtraHop bertajuk “Chaos in a BlackSuit: Triple Extortion Ransomware” mengungkap bahwa pertahanan tradisional tidak lagi cukup untuk menghentikan serangan yang bergerak sangat cepat dan terorganisir ini. Artikel ini membedah anatomi serangan BlackSuit, apa itu pemerasan tiga kali lipat, dan bagaimana teknologi Network Detection and Response (NDR) menjadi benteng terakhir untuk mendeteksi pergerakan mereka sebelum kekacauan terjadi. 1. Apa Itu Triple Extortion (Pemerasan Tiga Kali Lipat)? Jika dulu peretas hanya meminta tebusan untuk membuka kunci data (enkripsi), kini BlackSuit dan kelompok serupa menerapkan tiga lapisan tekanan sekaligus: Enkripsi Data: Mengunci sistem operasional agar bisnis terhenti total. Pencurian & Kebocoran Data (Exfiltration): Mengancam akan mempublikasikan data sensitif ke publik atau kompetitor jika tebusan tidak dibayar. Serangan Tambahan (DDoS atau Tekanan Pihak Ketiga): Melakukan serangan Distributed Denial of Service (DDoS) pada situs web perusahaan atau langsung menghubungi nasabah/mitra bisnis perusahaan untuk memberi tahu bahwa data mereka telah bocor. Tujuan dari taktik ini adalah memastikan bahwa meskipun perusahaan memiliki backup data, mereka tetap merasa “terpaksa” membayar untuk melindungi reputasi dan menghindari denda regulasi. 2. Anatomi Serangan BlackSuit: Taktik yang Digunakan ExtraHop mengidentifikasi beberapa perilaku spesifik dari BlackSuit yang sering kali tidak terdeteksi oleh solusi keamanan berbasis titik akhir (EDR): Eksploitasi Kerentanan Protokol: BlackSuit sering memanfaatkan celah pada protokol jaringan yang umum seperti SMB atau RDP untuk bergerak secara lateral di dalam jaringan. Living off the Land (LotL): Mereka menggunakan alat administrasi sistem yang sah (seperti PowerShell atau alat remote desktop) agar aktivitas mereka terlihat seperti pekerjaan rutin tim IT. Eksfiltrasi Data Masif: Sebelum enkripsi dimulai, mereka diam-diam mengirimkan data dalam jumlah besar ke server luar. Proses ini sering kali dilakukan dengan protokol terenkripsi (HTTPS/TLS) untuk menyembunyikan isi data dari pemantauan firewall tradisional. Penghancuran Backup: BlackSuit secara aktif mencari dan menghapus salinan bayangan (shadow copies) dan cadangan data di jaringan untuk memastikan pemulihan mandiri tidak mungkin dilakukan. 3. Mengapa NDR adalah Kunci Melawan BlackSuit? Laporan ExtraHop menekankan bahwa karena BlackSuit sangat mahir menyembunyikan jejak di perangkat (endpoint), satu-satunya tempat mereka tidak bisa bersembunyi adalah di Jaringan. Deteksi Pergerakan Lateral: NDR dapat mendeteksi ketika sebuah akun pengguna tiba-tiba mencoba mengakses server database yang bukan tugasnya, sebuah indikator kuat adanya pergerakan lateral BlackSuit. Analisis Lalu Lintas Terenkripsi: Dengan teknologi dekripsi line-rate, ExtraHop dapat melihat apakah lalu lintas HTTPS yang keluar sebenarnya adalah data rahasia perusahaan yang sedang dicuri (eksfiltrasi). Deteksi Anomali Berbasis AI: BlackSuit bekerja dengan kecepatan tinggi. AI pada platform NDR mampu mendeteksi pola komunikasi yang tidak wajar dan memutus koneksi secara otomatis sebelum enkripsi massal dimulai. 4. Relevansi bagi Perusahaan dan BUMN di Indonesia (Era UU PDP) Di Indonesia, serangan ransomware dengan taktik Triple Extortion adalah mimpi buruk bagi kepatuhan hukum. Di bawah Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP), kebocoran data pribadi nasabah akibat serangan ransomware dapat berujung pada sanksi administratif dan denda yang sangat besar. Bagi sektor perbankan, kesehatan, dan BUMN strategis, ancaman BlackSuit bukan hanya masalah teknis, tetapi ancaman terhadap kepercayaan publik dan kedaulatan data nasional. Mengetahui adanya pencurian data (eksfiltrasi) sejak dini jauh lebih berharga daripada hanya mengetahui sistem telah terenkripsi. Amankan Bisnis Anda dari Kekacauan BlackSuit Bersama iLogo Indonesia Laporan dari ExtraHop Indonesia memberikan pesan yang sangat jelas: Jangan menunggu sampai layar monitor Anda berubah menjadi pesan tebusan. Keamanan siber di tahun 2026 menuntut visibilitas jaringan yang tanpa kompromi. iLogo Indonesia hadir sebagai partner strategis terbaik Anda dalam menghadirkan solusi Network Detection and Response (NDR) terdepan dari ExtraHop. Sebagai pakar infrastruktur IT di Indonesia dengan pengalaman mendalam menangani akun-akun strategis dan ancaman siber kompleks, kami siap membantu Anda melalui: 1. Deteksi Dini Ransomware (Early Warning System) Kami mengimplementasikan solusi ExtraHop yang mampu mendeteksi tanda-tanda awal serangan BlackSuit, seperti pemindaian port internal dan upaya pencurian data, sebelum enkripsi terjadi. 2. Visibilitas Jaringan 360 Derajat Memberikan gambaran lengkap terhadap seluruh aktivitas di jaringan Anda, termasuk perangkat IoT dan sistem warisan yang tidak bisa diproteksi oleh antivirus biasa. 3. Mitigasi Risiko UU PDP Membantu Anda mendokumentasikan setiap upaya akses data dan memberikan bukti forensik yang kuat jika terjadi insiden, sehingga organisasi Anda dapat merespons regulator dengan data yang akurat. 4. Dukungan Ahli Keamanan Lokal Tim teknis iLogo Indonesia siap memberikan dukungan 24/7 untuk membantu Anda menganalisis peringatan keamanan dan mengambil tindakan cepat saat terjadi anomali di jaringan. Jangan biarkan bisnis Anda menjadi korban pemerasan berikutnya. Jadikan iLogo Indonesia sebagai mitra strategis IT Anda untuk mengimplementasikan solusi ExtraHop dan pastikan infrastruktur Anda aman dari ancaman ransomware paling berbahaya sekalipun. Siap memperkuat pertahanan jaringan Anda terhadap ancaman Triple Extortion? Hubungi iLogo Indonesia sekarang untuk konsultasi mendalam dan demo solusi NDR ExtraHop untuk mengamankan aset digital Anda! Sebagai pemimpin solusi IT, jaringan, dan keamanan di Indonesia, iLogo Indonesia berkomitmen untuk memastikan operasional Anda tetap berjalan di tengah tantangan keamanan siber global.

Read More
April 9, 2026April 9, 2026

Utang Teknis: Liabilitas Keamanan Utama di Era Kecepatan AI

Di tahun 2026, akselerasi teknologi yang dipicu oleh Kecerdasan Buatan (AI) telah mengubah peta persaingan bisnis. Namun, di balik inovasi yang serba cepat, terdapat ancaman tersembunyi yang sering diabaikan: Utang Teknis (Technical Debt). Laporan terbaru dari ExtraHop bertajuk “Why Technical Debt Has Become a Security Liability in the Age of AI” memberikan peringatan keras bahwa sistem warisan (legacy systems) dan infrastruktur yang tidak terkelola kini menjadi “pintu belakang” paling empuk bagi serangan siber berbasis AI. Artikel ini membedah mengapa utang teknis bukan lagi sekadar masalah efisiensi operasional, melainkan ancaman eksistensial bagi keamanan siber organisasi, serta bagaimana strategi Network Detection and Response (NDR) dapat memitigasinya. 1. Apa Itu Utang Teknis dalam Konteks Keamanan? Utang teknis terjadi ketika organisasi memilih solusi cepat yang mudah diimplementasikan daripada solusi terbaik yang membutuhkan waktu lebih lama. Dalam konteks keamanan siber, ini mencakup: Sistem Operasi dan Perangkat Lunak Usang: Server atau aplikasi yang sudah tidak mendapatkan pembaruan keamanan (end-of-life). Protokol Tidak Aman: Penggunaan protokol lama seperti SMBv1 atau TLS 1.0 yang memiliki celah keamanan fatal. Kurangnya Dokumentasi Jaringan: Aset-aset “bayangan” (Shadow IT) yang terhubung ke jaringan tanpa pengawasan tim keamanan. Konfigurasi yang Terabaikan: Pengaturan firewall atau kebijakan akses yang dibuat bertahun-tahun lalu dan tidak pernah ditinjau ulang. 2. Mengapa AI Mengubah Utang Teknis Menjadi Senjata Peretas? Dulu, utang teknis mungkin hanya menyebabkan sistem menjadi lambat. Namun, dengan hadirnya AI di tangan penyerang, utang teknis menjadi titik lemah yang mematikan: A. Pemindaian Kerentanan dalam Hitungan Detik Penyerang kini menggunakan AI untuk memindai seluruh infrastruktur jaringan dan menemukan sistem yang belum ditambal (unpatched) atau protokol usang dalam hitungan detik. AI dapat mengidentifikasi “utang teknis” Anda jauh lebih cepat daripada tim IT Anda sendiri. B. Eksploitasi Otomatis (Auto-Exploitation) AI memungkinkan pembuatan exploit secara otomatis untuk kerentanan lama yang ada pada sistem warisan. Utang teknis yang Anda biarkan selama bertahun-tahun kini dapat ditembus oleh bot AI tanpa perlu campur tangan manusia. C. Pergerakan Lateral yang Tak Terlihat Sistem warisan sering kali tidak memiliki fitur logging atau telemetri keamanan yang modern. Penyerang menggunakan sistem-sistem ini sebagai “batu loncatan” untuk bergerak secara lateral di dalam jaringan tanpa terdeteksi oleh alat keamanan berbasis agen (EDR). 3. Strategi Memitigasi Utang Teknis dengan Visibilitas Jaringan ExtraHop menekankan bahwa Anda tidak bisa mengamankan apa yang tidak bisa Anda lihat. Karena sistem dengan utang teknis tinggi sering kali tidak bisa dipasangi agen keamanan, maka Jaringan adalah satu-satunya sumber kebenaran yang tersisa. Inventarisasi Aset Otomatis: Menggunakan NDR untuk menemukan setiap perangkat yang berkomunikasi di jaringan, termasuk sistem “bayangan” dan perangkat IoT yang sudah lama terlupakan. Deteksi Protokol Berisiko: Mengidentifikasi penggunaan protokol tidak aman secara real-time. Jika ada sistem yang masih menggunakan enkripsi lemah, NDR akan segera memberikan peringatan. Analisis Perilaku (Behavioral Analysis): Karena sistem lama mungkin tidak bisa diperbarui, fokuslah pada pemantauan perilakunya. Jika sebuah server warisan tiba-tiba mencoba mengirim data dalam jumlah besar ke luar negeri, AI pada platform NDR akan mendeteksinya sebagai anomali. 4. Relevansi bagi Perusahaan dan BUMN di Indonesia (2026) Banyak organisasi besar di Indonesia, termasuk sektor perbankan dan BUMN, masih memiliki infrastruktur warisan yang sangat luas karena kompleksitas migrasi. Di era UU PDP, membiarkan utang teknis tanpa pengawasan ekstra adalah risiko hukum. Jika terjadi kebocoran data yang disebabkan oleh kerentanan pada sistem usang, organisasi dapat dianggap lalai dalam menjaga standar keamanan. Mengelola utang teknis bukan berarti harus segera mematikan semua sistem lama, melainkan memberikan lapisan perlindungan dan visibilitas yang mampu menutup celah yang ada. Atasi Utang Teknis dan Amankan Masa Depan Anda Bersama iLogo Indonesia Laporan dari ExtraHop Indonesia menegaskan bahwa di era AI, kecepatan deteksi harus melampaui kecepatan eksploitasi. Utang teknis adalah beban masa lalu yang harus dikelola dengan teknologi masa depan. iLogo Indonesia hadir sebagai partner strategis terbaik Anda dalam menghadirkan solusi Network Detection and Response (NDR) terdepan dari ExtraHop. Sebagai pakar infrastruktur IT di Indonesia dengan pengalaman mendalam menangani akun-akun strategis dan transformasi digital, kami siap membantu Anda melalui: 1. Audit Visibilitas Infrastruktur (Shadow IT Discovery) Kami membantu Anda memetakan seluruh aset yang ada di jaringan, mengungkap utang teknis tersembunyi, dan memberikan gambaran jelas tentang permukaan serangan Anda. 2. Implementasi ExtraHop Reveal(x) Memberikan visibilitas penuh tanpa agen pada seluruh sistem Anda, termasuk sistem warisan yang tidak bisa dipasangi perangkat lunak keamanan tradisional. 3. Deteksi Ancaman Berbasis AI Real-Time Menggunakan kecerdasan buatan dari ExtraHop untuk mendeteksi anomali perilaku pada infrastruktur yang memiliki risiko tinggi akibat utang teknis. 4. Konsultasi Strategis dan Kepatuhan UU PDP Membantu tim IT Anda merancang strategi perlindungan data yang selaras dengan regulasi nasional, memastikan utang teknis tidak menjadi penghambat kepatuhan hukum perusahaan. Jangan biarkan sistem lama Anda menjadi jalan masuk bagi ancaman baru. Jadikan iLogo Indonesia sebagai mitra strategis IT Anda untuk mengimplementasikan solusi ExtraHop yang cerdas dan transparan. Siap melunasi “utang keamanan” Anda dan memperkuat pertahanan jaringan? Hubungi iLogo Indonesia sekarang untuk konsultasi mendalam dan demo solusi NDR ExtraHop untuk mengamankan infrastruktur kritis Anda! Sebagai pemimpin solusi IT, jaringan, dan keamanan di Indonesia, iLogo Indonesia berkomitmen untuk memastikan inovasi Anda tidak terhambat oleh beban teknologi masa lalu.

Read More
April 9, 2026April 9, 2026

5 Taktik Tersembunyi Penyerang Siber: Mengapa Deteksi Tradisional Sering Kali Gagal

Di tahun 2026, pertempuran di ruang siber bukan lagi tentang siapa yang memiliki firewall terkuat, melainkan tentang siapa yang memiliki visibilitas terdalam. Penyerang modern kini beralih dari serangan “brute force” yang berisik ke teknik yang sangat halus dan tersembunyi (stealth tactics). Laporan terbaru dari ExtraHop mengungkap bahwa aktor ancaman kini menghabiskan waktu lebih lama di dalam jaringan untuk memetakan infrastruktur tanpa memicu alarm keamanan tradisional. Artikel ini membedah lima taktik utama yang digunakan penyerang untuk tetap tidak terdeteksi dan bagaimana teknologi Network Detection and Response (NDR) menjadi kunci untuk mengungkap mereka. 1. “Living off the Land” (LotL) Taktik ini melibatkan penggunaan alat sistem yang sah dan sudah ada di dalam lingkungan target (seperti PowerShell, Windows Management Instrumentation/WMI, atau alat administrasi jaringan lainnya) untuk melakukan aktivitas berbahaya. Mengapa Berbahaya: Karena alat yang digunakan adalah alat “baik” yang sering digunakan oleh tim IT, antivirus berbasis file (EDR) sering kali tidak menganggap aktivitas ini sebagai ancaman. Cara Deteksi: Fokus pada analisis perilaku jaringan. Jika alat admin tiba-tiba melakukan koneksi ke server luar yang tidak biasa, itu adalah indikator kuat adanya serangan. 2. Eksploitasi Protokol Terenkripsi Penyerang semakin sering menyembunyikan aktivitas mereka—seperti perintah kontrol (C2) atau eksfiltrasi data—di dalam lalu lintas yang terenkripsi (HTTPS/TLS). Masalahnya: Banyak alat keamanan “buta” terhadap apa yang ada di dalam lalu lintas terenkripsi, sehingga penyerang bisa bergerak bebas di bawah radar. Solusi ExtraHop: Kemampuan dekripsi line-rate yang memungkinkan pemeriksaan konten tanpa mengganggu kinerja jaringan, memastikan tidak ada ancaman yang bersembunyi di balik enkripsi. 3. Manipulasi Protokol DNS DNS sering kali dianggap sebagai layanan infrastruktur biasa, namun penyerang menggunakannya untuk DNS Tunneling. Mereka menyisipkan data atau perintah di dalam kueri DNS yang terlihat normal. Taktik: Ini adalah cara yang sangat lambat namun efektif untuk mencuri data sensitif sedikit demi sedikit agar tidak memicu deteksi anomali volume data. 4. Pergerakan Lateral yang Lambat (Low and Slow) Alih-alih memindai seluruh jaringan sekaligus, penyerang melakukan pemetaan secara bertahap. Mereka berpindah dari satu mesin ke mesin lain dengan frekuensi yang sangat rendah untuk menghindari ambang batas (threshold) alarm keamanan. Kunci Deteksi: Membutuhkan retensi data jaringan yang panjang dan AI yang mampu menghubungkan titik-titik aktivitas kecil yang terpisah dalam waktu lama menjadi satu rangkaian serangan. 5. Penyalahgunaan Kredensial yang Sah Setelah berhasil mencuri identitas melalui phishing, penyerang masuk sebagai pengguna “sah”. Mereka tidak perlu membobol sistem; mereka cukup “login”. Tantangan: Selama aktivitas mereka terlihat seperti pekerjaan harian pengguna tersebut, alat keamanan tidak akan bereaksi. Di sinilah User and Entity Behavior Analytics (UEBA) berperan untuk mendeteksi penyimpangan perilaku sekecil apa pun. Perkuat Pertahanan Jaringan Anda Bersama iLogo Indonesia Laporan dari ExtraHop Indonesia menegaskan bahwa di era taktik tersembunyi ini, organisasi tidak boleh hanya mengandalkan log atau agen di perangkat. Anda membutuhkan visibilitas penuh terhadap setiap paket data yang bergerak di jaringan. iLogo Indonesia hadir sebagai partner strategis terbaik Anda dalam menghadirkan solusi Network Detection and Response (NDR) terdepan dari ExtraHop. Sebagai pakar infrastruktur IT di Indonesia, kami siap membantu perusahaan Anda menghadapi ancaman siber yang paling sulit dideteksi melalui: Visibilitas Tanpa Celah: Memantau seluruh lalu lintas jaringan secara real-time untuk mendeteksi taktik Living off the Land dan pergerakan lateral. Dekripsi Cerdas: Memastikan tim keamanan Anda dapat melihat ancaman yang bersembunyi di dalam lalu lintas terenkripsi tanpa mengorbankan privasi atau performa. Deteksi Berbasis Perilaku (AI): Menggunakan teknologi ExtraHop untuk mendeteksi anomali perilaku identitas, sehingga penggunaan kredensial yang sah oleh penyerang dapat segera dihentikan. Kepatuhan terhadap UU PDP: Memastikan data pribadi nasabah Anda terlindungi dari eksfiltrasi tersembunyi dengan pengawasan jaringan 24/7. Jangan biarkan penyerang bersembunyi di jaringan Anda. Jadikan iLogo Indonesia sebagai mitra strategis IT Anda untuk mengimplementasikan solusi ExtraHop dan ambil kendali penuh atas keamanan infrastruktur digital Anda. Ingin tahu apakah ada ancaman tersembunyi di jaringan Anda saat ini? Hubungi iLogo Indonesia sekarang untuk demo solusi NDR ExtraHop dan penilaian kesehatan keamanan jaringan Anda!

Read More

Recent Posts

  • Kerentanan Memori Agen AI: Ancaman Tersembunyi di Balik Efisiensi dan Strategi Pertahanannya di Tahun 2026
  • Keamanan Siber Pasca-Mitos: Menghadapi Ancaman Agen AI Otonom dan Risiko LLM di Tahun 2026
  • IdP Sebagai Ground Zero: Mengapa Identitas Adalah Perimeter Baru dan Strategi Pertahanannya di Tahun 2026
  • Analisis Chrysalis Backdoor: Ancaman “Siluman” pada Jaringan Enterprise dan Strategi Deteksi NDR 2026
  • Pelajaran dari Pelanggaran Data Pemerintah: Saat Alat AI Menjadi Senjata dalam Serangan Siber Modern

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • May 2026
  • April 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024

Categories

  • blog
  • Extrahop
  • Uncategorized

Extrahop Indonesia adalah bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi Extrahop. Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.

PT iLogo Indonesia

  • (021) 53660861
  • AKR Tower – 9th Floor Jl. Panjang no. 5, Kebon Jeruk
  • extrahop@ilogoindonesia.id